Belajar Nyetir, Kaget, Pick Up Nyemplung ke Selokan

MALANG – "Prang"! Suara kaca pecah mengejutkan Kasmin (70) yang sedang duduk di depan teras rumahnya  kemarin (6/3/15) sore. Setelah melirik, rupanya satu mobil pick up Carry bernomor polisi N 8532 GB nyemplung ke selokan di depan kantor kelurahan Sawojajar.
Lantas, Kasmin bingung. Bagaimana tidak? Jam menunjukkan pukul 16.00 WIB,  jalan sepi dan tidak banyak kendaraan yang berlalu lalang. Sedangkan suara terdengar keras di telinganya. Rumahnya hanya berjarak beberapa blok dari kantor kelurahan.
Keterangan dari Kasmin, Mobil pick up ini melaju perlahan dari arah utara. Dari arah sebaliknya, ada satu motor yang juga berjalan perlahan. Saat berpapasan dengan motor itulah tiba-tiba mobil melaju kencang. Mobil berbelok dan nyebur ke selokan yang ada di barat jalan.
"Loh, saya kaget. Orang jalan sepi, tidak ada apa-apa tapi kok mobilnya bisa jatuh," ujar Kasmin.  "Tidak menabrak, menyerempet juga tidak. Dua-duanya lajunya juga pelan," tambahnya. Mengetahui itu, ia pun langsung menghampiri mobil nyemplung itu. Rupanya, kata Kasmin, saat dia menanyai ke penumpang mobil, si sopir sedang belajar mengendarai mobil. "Katanya, waktu lihat ada motor di depan sopir kaget. Karena masih belajar, sopir salah menginjak. Yang diinjak malah gas, bukan rem," katanya.
Lebih lanjut, ada dua penumpang di mobil tersebut. Penumpang pertama yang menyopir diperkirakan berusia 25 tahun dan berperawakkan kurus. Sedangkan satunya, berusia sekitar 40 tahun dan berperawakkan gemuk. Kasmin mengaku tidak mengetahui nama kedua penumpang pick up ini. Beruntung keduanya selamat. Hanya ada luka kecil tergores kaca di bagian wajah.
Saat Malang Post ke lokasi kejadian, kedua penumpang juga tidak berada di lokasi. Di lokasi hanya ada pemiliknya. Namun, enggan diwawancarai. "Memang lagi belajar, tadi salah injak gas. Sekarang lagi panggil mobil derek," ujarnya dengan ketus. Pria berambut pendek itu pun enggan memberi keterangan lebih lanjut.
Warga sekitar yang kaget mendengar suara pecahan kaca juga berdatangan. Mereka merasa aneh karena mereka tahu, jalan saat itu sepi. Kendati panik, para warga tampak lega karena kedua penumpang selamat.
Mustamin (55) staf kelurahan Sawojajar yang juga menjadi saksi mata kejadian mengatakan, para penumpang saat keluar dari mobil tampak panik. "Pucat mukanya. Tapi mereka duduk sebentar, terus langsung pergi panggil mobil derek," kata Mustamin.
Sedangkan sepeda motor yang berpapasan dengan mobil pick up ini pergi entah kemana. "Sudah tidak ada, soalnya dia (pengendara) juga tidak salah apa-apa. Sepertinya sih, sopir memang kaget karena tiba-tiba melihat motor. Tapi tidak bersentuhan," pungkasnya.
Sampai kemarin malam sekitar pukul 18.00 WIB, mobil pick up tersebut masih tersungkur di selokan dan belum diangkat. Kerusakan mobil juga tidak berat, hanya kaca dan bagian atas mobil saja yang penyok.  (erz/han)