Janggal, Dua Karyawan Pasrah Lawan Satu Rampok

MALANG – Upaya polisi memburu pelaku perampokan Indomaret Bendungan Sutami Selatan, masih belum membuahkan hasil. Hingga kemarin, polisi masih berupaya mencari keberadaan pelaku. Bukti rekaman CCTV yang didapat, belum bisa membantu mengungkap cepat pelakunya.
Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata SIK, mengatakan polisi masih berusaha mengungkap pelaku. Tim Resmob masih mengejar bahkan Tim Resmob pantang pulang sebelum berhasil.
“Tim Resmob masih di lapangan. Insya Allah segera tertangkap, karena pelaku sudah berhasil kami identifikasi,” ujar Singgamata.
Disinggung soal adanya keterlibatan orang dalam, mantan Kapolres Lumajang ini masih belum berani menyimpulkan. Sebab untuk mengetahui adanya keterlibatan orang dalam, harus ada pembuktian. Salah satunya setelah pelaku utama perampokan berhasil tertangkap.
“Nanti jika pelaku sudah tertangkap, barulah bisa kita bongkar jaringannya. Termasuk apakah ada keterlibatakan orang dalam. Namun yang pasti, komitmen saya jelas, akan tindak tegas pelaku curas (pencurian dengan kekerasan/perampokan) dan curanmor,” tandasnya.
Sementara itu, melihat kronologis kejadian, ada kejanggalan dalam kasus perampokan tersebut. Polisi menduga ada keterlibatan orang dalam. Kejanggalan terlihat dari jumlah pelaku dan korban jelas tidak seimbang. Pelaku hanya seorang diri, sedangkan penjaga toko Indomaret ada dua orang.
Seharusnya kedua korban bisa melakukan perlawanan kepada pelaku. Mengingat senjata yang dibawa pelaku hanya stun gun (alat kejut listrik). Sedangkan di setiap toko waralaba, sebelumnya Satuan Binmas Polres Malang Kota, sudah menyebarkan senjata pentungan untuk melawan pelaku perampokan.
“Seharusnya ketika mengetahui pelaku seorang diri, korban bisa melakukan perlawanan. Kan ada senjata pentungan di Indomaret yang diberikan Satuan Binmas. Kenapa senjata pentungan itu tidak dipergunakan. Inilah yang janggal karena korban sama sekali tidak memberikan perlawanan,” terang salah satu sumber Malang Post di Polres Malang Kota.
Sekadar diketahui, rampok toko modern mulai kambuh lagi. Mereka beraksi ketika Polres Malang Kota sedang gencar memerangi curanmor di Kota Malang. Perampokan yang terjadi di Indomaret Bendungan Sutami Selatan menjadi bukti. Dari kejadian perampokan itu, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai Rp 8 juta plus 5 bungkus rokok Dji Sam Soe isi 16.(agp/han)