Kompor Meledak, Pabrik Kacang Terbakar

MALANG – Warga sekitar Jalan Raya Muharto Malang, siang kemarin gempar. Mereka panik setelah mendengar pabrik produksi Kacang Syanghai milik Bambang Wahyono, terbakar. Kepanikan warga semakin tinggi, mengingat lokasi pabrik kacang tersebut  berdempetan dengan industri pembuatan Cassing Bom (rudal pesawat).
Beruntung, api yang sempat membumbung tinggi hingga atap pabrik itu, tidak sampai membakar bangunan pabrik. Api hanya berasal dari kompor penggorengan yang meledup. Tidak membutuhkan waktu lama untuk memadamkan api. Hanya sekitar semenit, api berhasil padam.
“Tidak ada barang atau bangunan yang terbakar. Hanya kompor penggorengan saja yang meledup, dan sudah berhasil diatasi,” terang salah satu petugas Polsekta Blimbing, yang datang ke lokasi kepada Malang Post.
Peristiwa yang sempat membuat heboh, terjadi sekitar pukul 13.15. Berawal saat salah satu pegawai sedang menggoreng kacang Syanghai. Namun tiba-tiba api kompor meledak, dan api membumbung tinggi ke atap pabrik.
Istri bambang Wahyono yang mengetahui hal itu panik. Ia lalu menghubungi polisi, termasuk petugas pemadam kebakaran. Mendapat laporan petugas Polsekta Kedungkandang  yang dekat dengan lokasi datang ke TKP. Tak lama kemudian petugas Polsekta Blimbing, juga datang.
Petugas dari Polsekta Blimbing datang karena lokasi kejadian ikut Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing. Lima unit mobil PMK Kota Malang juga datang ke lokasi. Namun saat tiba, api sudah padam. Kejadian itu, juga sempat membuat arus lalu lintas di lokasi padat merayap.
“Tidak ada suara ledakan. Hanya memang terlihat api membumbung tinggi. Tetapi tak lama kemudian api bisa dipadamkan, dan tidak ada barang yang terbakar,” kata Makhfut, warga sekitar yang sempat masuk ke dalam pabrik. Sementara Bambang Wahyono tidak mau dikonfirmasi. Ia malah menutup rapat pagar pabrik.(agp/nug)