Mabuk, Sopir Truk Tabrak Mobil Xenia

PAKISAJI-Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi pengemudi, untuk tidak dalam keadaan mabuk. Bila membandel, bisa berakibat fatal. Seperti yang dialami Mistiaji, 24 tahun, warga Dusun Babadan Desa Madurejo Kecamatan Ngajum. Dalam keadaan mabuk, dia mengemudi truk N 9375 UD dan menabrak Daihatsu Xenia P 680 VQ di Jalan Raya Karang Duren Kecamatan Pakisaji.
Tabrakan yang terjadi Selasa dini hari kemarin itu, mengakibatkan lima orang penumpang yang ada di dalam mobil Xenia, mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS) Ben Mari Kendalpayak.
“Lima orang yang mengalami luka-luka, dipindah perawatannya di salah satu rumah sakit di Kabupaten Blitar. Sopir truk yang menjadi tersangka, kami amankan untuk dimintai keterangannya,” ujar Ujar Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Malang Ipda Budi Priyono kepada Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Mulanya, pengemudi truk berjalan dari arah selatan menuju ke Kota Batu mengambil muatan pasir. Sopir mengemudikan kendaraanya dengan kecepatan tinggi. Mendekati lokasi kejadian, tiba-tiba kendaraan truk tersebut oleng ke arah kanan dan melawan arus.
Pada saat bersamaan dari arah berlawananan, datang Daihatsu Xenia P 680 VQ yang dikemudikan Tukimin, 44 tahun, Warga Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi. Tabrakan keras tidak bisa terhindarkan. Kedua mobil saling beradu, tabrakan keras itu membuat mobil Daihatsu Xenia terbuang ke bagian kiri.
Truk langsung berhenti seketika. Tabarakan keras itu, membuat lima penumpangnya mengalami luka-luka. Selain sopir, empat penumpang lain yakni Mulyono, 49 tahun, Tuminah, 79 tahun, Kasmuri, 80 tahun dan Istihari, 41 tahun. Satu keluarga itu, rencananya mau berangkat ke Blitar untuk menghadiri resepsi pernikahan.
“Mayoritas korban mengalami luka memar akibat tabrakan keras itu,” imbuh Ipda Budi Priyono. Sedangkan petugas yang menerima laporan itu, langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasil Olah TKP, diketahui penyebab kecelakaan itu, lantaran pengemudi truk sedang mabuk.
“Saat kami periksa sopirnya bau alkohol,” terang Perwira Pertama (Pama) dengan satu balok di pundaknya. Usai tabrakan hebat itu, kedua mobil terpaksa diangkut ke Kantor Lantas Polres Malang di Singosari untuk diamankan. Sedangkan salah seorang kerabat korban Yulianto mengatakan, kondisi seluruh korban dalam keadaan baik.
“Untuk perawatan selanjunya, kami pindahkan ke Blitar. Karena mayoritas keluarga berada di Blitar,” ujarnya di tempat yang sama. Dia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kecelakaan ini, kepada pihak yang berwajib. (big/aim)