Jambret Perdayai Ibu Dua Anak

Sulis Setiaji (kiri) korban jambret dengan ditemani kakak kandungnya.

MALANG – Sulis Setiaji, terlihat menahan rasa sakit saat datang ke Mapolsekta Blimbing, pagi kemarin. Dengan tangan kiri digendong selendang serta luka lecet di wajah , wanita berusia 27 tahun ini mengadu telah menjadi korban jambret. Tas berisi HP Nokia, uang serta beberapa surat penting miliknya raib dibawa kabur pelaku.
“Kalau uangnya saya lupa berapa jumlahnya. Namun di dalam tas tersebut ada beberapa surat seperti KTP, STNK dan ATM. Total kerugian yang saya alami sekitar Rp 4 juta,” ungkap Sulis Setiaji.
Diterangkan ibu dua anak ini, peristiwa jambret yang dialaminya terjadi di Jalan LA Sucipto Malang, depan garasai truk Bella-Bello. Kejadiannya sekitar pukul 23.45. Kisahnya, malam itu Sulis berniat pulang ke rumahnya Jalan Terusan Batubara Gang V Malang.
Wanita kelahiran 28 November 1987 ini, baru saja pulang dari RS Lavalete Malang. Ia baru selesai periksa di Poli THT (Telinga-Hidung-Tenggorokan). Saat pulang, Sulis mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah sendirian. Tas miliknya dicangklongkan ke bahu kanan, lalu taruh di depan pangkuannya.
Selama perjalanan pulang, Sulis mengaku sama sekali tidak merasa ada seseorang yang mengikuti. “Sejak keluar dari RS Lavalete saya selalu mengawasi spion. Sama sekali tidak ada kendaraan mencurigakan yang membuntuti,” ujar Sulis.
Baru ketika di lokasi kejadian, tepatnya simpang tiga Jalan Terusan Batubara, saat Sulis mau belok, mendadak dari belakang muncul dua pelaku. Mereka berboncengan sepeda motor RX King, lalu memepet dari sebelah kiri. Pelaku yang dibonceng, langsung menyahut tas milik korban dan menariknya.
Saking kuatnya tarikan, membuat korban terjungkal dari motornya. Tas miliknya berhasil dirampas, dan pelaku kabur ke arah timur. Sementara korban yang mengalami luka lecet di tangan, kaki serta wajah, juga mengalami retak bahu kiri ditolong oleh warga sekitar. Kemudian korban diantarkan pulang. Baru pagi kemarin, dengan diantarkan saudaranya Sulis melaporkannya ke polisi.
“Perkaranya sudah kami terima. Saat ini kami masih mengembangkan kasusnya dengan melakukan penyelidikan. Beberapa saksi kami mintai keterangan, termasuk korban untuk mengungkap pelakunya,” tutur Kapolsekta Blimbing, AKP Budi Setiyono.(agp)