Gadis Cacat Mental Diperkosa Pria Beristri

Tersangka Sulis Sutioyo

KEPANJEN- Nafsu syetan membuat Sulis Sutiyo, 26 tahun, warga Desa Codo Kecamatan Wajak, gelap mata. Dia tega menyetubuhi seorang gadis keterbelakangan mental, berinisal EF, 15 tahun Warga Desa Codo Kecamatan Wajak.  Peristiwa terjadi pada 3 Januari lalu.
Tersangka yang sedang mencari rumput di dekat rumahnya, dihampiri oleh korban. Kemudian, tersangka mengajak korban ke lahan pertanian tebu yang sepi. Di tempat itulah, tersangka menyetubuhi korban.
“Karena korban memiliki keterbelakangan mental, sehingga tidak bisa berbuat apa-apa. Korban juga tidak melakukan perlawanan, ketika tersangka melakukan hal itu,” kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang Iptu Sutiyo SH M.Hum.
Puas melampiaskan nafsu bejatnya itu, tersangka mengantarkan korban pulang. Usai peristiwa itu, korban mengalami pendarahan di bagian kemaluannya. Hal  itu membuat orang tua korban curiga. Setelah ditanyai oleh kedua orangtuanya, baru diketahui korban telah disetubuhi tersangka. Keluarga korban menuntut pertanggungjawaban dari tersangka.
“Karena tersangka tidak kunjung menikahi korban maka keluarga korban melaporkannya kepada kami,” terang pria yang juga menjabat sebagai Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Malang tersebut.
Dari laporan itu, membuat petugas melakukan penangkapan tersangka di rumahnya. Saat ditangkap, tersangka tidak melakukan perlawanan. Oleh petugas digelandang ke Mapolres Malang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Menurut tersangka di hadapan penyidik yang memeriksanya, dia mengaku nekat melakukan hal tersebut lantaran tidak bisa mengendalikan nafsunya.
“Saya menyesal telah melakukan ini, sungguh. Bila diperkenankan, saya mau bertanggungjawab dengan menikahinya,” kilah tersangka yang sebenarnya sudah berkeluarga ini. Ketika ditanya apakah akan disetujui istrinya atau menceraikan istrinya, dia mengaku tidak tahu. (big/aim)