Balon Meledak Bakar Mahasiswa

RAWAT : Seorang mahasiswa Unisma dirawat setelah menjadi korban ledakan 2.500 balon yang berisi karbit. (IST/MALANG POST)

MALANG - Balon yang hendak dipakai sebagai simbol selebrasi penutupan giat orientasi mahasiswa baru Universitas Islam Malang (Unisma), malah membawa petaka, kemarin. Seorang mahasiswa mengalami luka bakar akibat terkena ledakan balon berisi karbit itu.
Kapolsekta Lowokwaru, Kompol Bindriyo saat dikonfirmasi Malang Post, mengatakan dugaan sementara ledakan yang berasal dari ribuan balon tersebut berasal dari sulutan rokok. “Ada informasi bahwa beberapa mahasiswa merokok di area penempatan balon,” tuturnya.

Kejadian itu terjadi pukul 14.00, saat sejumlah kurang lebih 2.500 balon berisi gas karbit ditempatkan di lobby kampus Jalan MT Haryono Malang itu.  Pada saat itu, ribuan balon yang siap diterbangkan dan sudah berisi gas karbit tersebut ditempatkan di lobi.
“Menurut keterangan saksi, banyak mahasiswa yang duduk dan berselfie ria bersama balon sebelum diterbangkan. Kebetulan, ada seorang mahasiswa yang melewati area lobi sambil merokok. Tidak lama kemudian, ledakan terjadi,” ungkapnya.
Akibat kejadian itu, Rizky Nurohman Fauzi, 21, mahasiswa Fakultas Teknik Sipil Unisma mengalami luka bakar di bagian wajah, dan kedua lengannya. Warga Dusun Sidoleh RT01 RW01, Desa Mojopilang, Kecamatan Kemplagi, Mojokerto itu masih dirawat di RSI Unisma.
“Diduga kuat sih anak ini yang merokok. Tetapi barang bukti puntung rokok sudah hilang. Dia juga mengaku tidak merokok sama sekali saat lewat,” imbuh Bindriyo. Ia menegaskan masih menyelidiki lebih lanjut mengenai penyebab ledakan. (ica/mar)