Bayi ‘Sudimoro’ Jadi Rebutan

REBUTAN : Inilah bayi cantik yang kini menjadi rebutan untuk diadopsi. (IST/MALANG POST)

MALANG - Bayi yang dibuang dan tidak diinginkan seseorang, bisa menjadi sebuah berkah bagi orang lain. Inilah yang terjadi pada bayi perempuan yang dibuang di Jalan Sudimoro Malang, Senin (25/7) lalu.  
Kini, mulai banyak orang yang mengaku ingin mengadopsi bayi bermata sipit tersebut.  Hal ini dikatakan Kapolsekta Lowokwaru, Kompol Bindriyo. Dia mengakui banyak permintaan warga ingin mengadopsi bayi cantik tersebut.
“Bayi itu masih dirawat di RS Permata Bunda. Banyak yang mau mengadopsi termasuk warga yang menemukan juga mengajukan permohonan adopsi,” tegasnya. Namun, ia meminta semuanya untuk bersabar. Polisi masih mencari identitas pelaku pembuang bayi.

“Bayi ini juga masih harus diberikan perawatan 3 x 24 jam sejak ditemukan. Kami akan selesaikan proses sesuai standarnya, sambil kontrol kondisi bayi itu di rumah sakit,” lanjutnya kepada Malang Post.
 Prosesnya pun bukan pihak kepolisian saja, setelah ini bayi akan didata oleh Dinas Sosial sesuai prosedur Pemkot Malang. Salah satu calon pengadopsi, Yanti yang juga kali pertama menemukan bayi seberat 3 kilogram itu mengaku akan melakukan segala proses adopsi.
Rencananya, keluarga Yanti ini masih akan menunggu kelanjutan pengembangan kasus oleh pihak kepolisian terlebih dahulu, sambil mendapatkan informasi mengenai proses adopsi untuk merawat bayi berambut hitam tebal itu.
Yanti yang memiliki dua anak tersebut berjanji akan merawat sebaik mungkin bayi mungil, yang menurutnya ‘dititipkan’ kepadanya tersebut.  “Di antara semua tetangga, kenapa rumah kami yang dipilih. Itu rezeki,” katanya.
“Kami juga mendengar ada beberapa yang tanya saya apa bisa adopsi anak itu. Bahkan ada anggota polisi juga katanya mau adopsi. Intinya, saya akan urus secepatnya jika nanti sudah bisa untuk proses adopsi,” pungkas dia. (ica/mar)