Bekuk Empat Pengedar Narkoba


MALANG POST - Satuan Reskoba Polres Blitar menangkap seorang pria karena memiliki dan mengedarkan ganja. Tersangka ditangkap saat akan menyerahkan pesanan ganja dan pil dobel l kepada pemesannya. Pelaku bernama Dian Efendi, 32.
Warga Lingkungan Majegan RT04 RW03, Kelurahan/Kecamatan Wlingi, Blitar ini dibekuk Jumat (19/8) malam. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa  9,75 gram ganja, 42 butir tablet double L, satu  buah HP Nokia warna merah, dan satu  buah jaket warna hitam.
Paur Humas Polres Blitar, Bripka Didik Dwi mengatakan pelaku ditangkap petugas sekira pukul 20.30 di Jalan Raya Pandean, Kelurahan Tangkil, Kecamatan Wlingi, Blitar. Sebelumnya polisi menerima informasi dari masyarakat tentang adanya pengedar ganja yang sering bertransaksi di wilayah Wlingi.
“Kami lidik dan ternyata benar. Pelaku dibekuk saat akan bertransaksi dengan pemesannya,” kata Didik, kemarin. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 111 ayat 1 dan Pasal 114 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Sementara itu, Satreskoba Polres Blitar Kota, mengamankan dua pengedar jenis SS. Kedua pelaku  yang ditangkap kali ini adalah sindikat yang sering beroperasi mengedarkan narkoba di wilayah Udanawu dan Kediri.
Mereka adalah Mukib Batul Huda, 32, dan Agus Santoso, 40, keduanya warga Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Blitar. Kasubbag Humas Polres Blitar Kota, AKP Muhammad Lessy menjelaskan, kedua pelaku ditangkap Jumat (19/8) malam.
Mukib Batul Huda ditangkap terlebih dulu sekitar pukul 20.00 di Jalan Desa Mantenan Kecamatan Udanawu, Blitar. Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti berupa satu kantong plastik bening berisi SS bruto 0,16 gram.
Selain itu ada pula satu kantong plastik bening berisi SS bruto 0,15 gram dan satu buah HP merek Nokia warna putih. “Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku mendapatkan SS dari Agus Santoso,” katanya.
Selanjutnya petugas melakukan tindak lanjut dengan menuju lokasi pelaku Agus berada, di Desa Selorejo, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Setelah menemukan Agus Santoso , petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan.
“Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Blitar Kota guna proses lebih lanjut,” tegasnya. Dari penangkapan ini polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 800.000, satu buah timbangan digital, satu buah pipa kaca ujungnya terdapat karet merah.
Barang bukti lain, satu buah sendok pipa plastik, satu buah korek api, satu buah HP merek Nokia, dan satu buah kantong plastik bening berisi 98 butir pil jenis dobel L. Akibat perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 114 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (bt/mar)