Berduaan dengan Ibu Kos, Celurit Bicara


HEBOH : Polisi mengamankan pasangan suami istri Setio Adji dan korban Marko Riko di Jalan Simpang Borobudur 1 Malang, semalam. Endang Wiji Wahyuni (foto tengah), istri Setio Adji diperiksa di Mapolsekta Lowokwaru. (IST/MALANG POST)

MALANG - Warga Jalan Simpang Borobudur 1 Malang heboh dengan aksi kejar-kejaran semalam. Tepatnya pukul 19.00. Mereka melihat Setio Adji, 57, warga Jalan Ahmad Yani, Sidomulyo Gang I/16 Malang mengejar Marko Riko, 51, dengan membawa sebilah celurit di tangannya.
Persis di depan sekolah SMAK Kolese Santo Yusup, pria asal Jakarta yang kos di rumah pelaku ini terjatuh setelah terkena sabetan celurit yang dilayangkan teknisi AC freelance tersebut. Kepala dan tangan kanan supplier alat musik dan sound ini luka parah.
Darius Harianto, 35, warga Bunulrejo yang melihat sendiri kejadian itu mengaku tersangka dan korban bergumul sengit selama 15 menit sebelum akhirnya dileraikan pengguna jalan yang lewat.  “Awalnya pelaku meneriaki korban maling hingga kami amankan,” ucapnya.
“Ternyata setelah kita pegang, dia malah dibacok sama pengejarnya. Terang saja dia kami lepas karena kami takut kena sabetan celurit juga,” lanjut dia. Namun setelah itu, ia dan beberapa orang memberanikan diri melerai perkelahian kedua orang tersebut.
“Setelah celurit dan pelaku kami amankan, kami lalu melapor ke polisi,” ungkapnya. Ditambahkan, Agus Demit, anggota SAR Malang, peristiwa itu berawal ketika Endang Wiji Wahyuni, 38, istri pelaku ketahuan bertemu dengan korban.
“Dari keterangan tersangka, istrinya janjian dengan korban di depan kantor BRI Blimbing,” ungkapnya. Padahal, Endang sudah dan Marko sudah sering diperingatkan untuk tidak melakukan perselingkuhan.
“Tersangka mengaku sudah membawa permasalahan perselingkuhan antara istrinya dengan korban ke Ketua RT setempat. Namun malah melihat istrinya bertemu lagi dengan korban,” terang dia.
Semalam, Endang mengantar Safirarahma, 13, anaknya les ke daerah Bantaran. Rupanya, dia juga janjian ketemu dengan korban di depan BRI Blimbing. “Tidak diduga sama sekali oleh keduanya, Setio sudah membuntuti dan mengetahui istrinya sudah selingkuh dengan korban,” pungkasnya.
Polisi yang datang pun mengamankan tersangka dan korban. Termasuk Endang yang menjadi penyebab permasalahan itu. Pantauan Malang Post, sebelum diperiksa di Polsekta Lowokwaru, Endang sempat menangis di depan tubuh Marko yang tergeletak di tanah.
Dikonfirmasi perkara ini, Kapolsekta Lowokwaru Kompol Bindriyo mengaku masih akan menyelidiki lebih lanjut. “Yang penting tersangka sudah diamankan dan dimintai keterangan secara intensif,” tegasnya. (ica/mar)