Malang Post

Kriminal

Mahasiswi PTN Ngutil Kosmetik dan Pakaian

Share
MALANG – Dua mahasiswi salah satu PTN di Malang, Minggu (23/11) malam lalu terpaksa berurusan dengan petugas Polsekta Klojen. Yaitu REP, 20 tahun serta ILI, 20 tahun, keduanya asal Probolinggo. Mereka ditangkap petugas security Hypermart Matos, setelah tertangkap tangan ‘ngutil’ parfum serta kosmetik.
“Mereka diserahkan ke Polsekta Klojen oleh petugas security Matos, beserta dengan barang buktinya. Ketika kami lakukan pemeriksaan, keduanya memang mengakui semua perbuatannya,” ungkap Kanitreskrim Polsekta Klojen, Iptu Danang Yudanto.
Aksi pencurian yang dilakukan keduanya ini, terjadi sekitar pukul 20.30. Keduanya berangkat dari tempat kos mereka di Kota Malang, menuju Hypermart Matos. Setiba di lokasi, seperti pengunjung lainnya mereka lalu berpura-pura belanja kosmetik serta parfum.
Kemudian ketika melihat karyawan Hypermart lengah, keduanya mengambil beberapa parfum serta kosmetik lalu dimasukkan ke dalam tas. Setelah mendapat beberapa barang yang diincar, keduanya lalu buru-buru keluar Hypermart.
Namun apes bagi mereka, saat keluar Hypermart, langkahnya dihentikan oleh petugas security. Keduanya diminta mengeluarkan semua barang yang ada di dalam tas. Meski awalnya mengelak, namun ketika digeledah dan ditemukan barang curian, keduanya akhirnya mengakui.
“Karena mengingat kerugiannya tidak besar hanya sekitar Rp 326 ribu, apalagi keduanya ini masih berstatus mahasiswa, mereka tidak kami lakukan penahanan. Mereka kami wajib lapor setiap Senin dan Kamis. Namun untuk kasusnya tetap kami proses lanjut sampai pengadilan,” terang Danang.
Selain dua mahasiswi PTN ini, sehari sebelumnya (Sabtu malam, red), petugas Reskrim Polsekta Klojen juga mengamankan dari dua wanita asal Dusun Kalianyar, Desa Bedali, Kecamatan Lawang. Yaitu RS, 17 tahun serta VS, 17 tahun. Mereka ditangkap juga karena ‘ngutil’ pakaian di pertokoan Ramayana Malang.
Modusnya, keduanya datang ke Ramayana dengan berpura-pura membeli pakaian. Selanjutnya mereka mencoba-coba beberapa pakaian di ruang ganti. Dari empat pakaian yang dicoba, tiga diantaranya dikembalikan, namun satu pakaian dimasukkan ke dalam tas. Total ada 22 potong pakaian wanita.
Tertangkapnya mereka ini, setelah satu karyawan mengecek pakaian yang ada di standnya berkurang. Karyawan lalu mencurigai keduanya sebagai pencuri, dan mengadukan ke petugas security. Saat mereka hendak keluar, langkahnya dihentikan oleh petugas yang kemudian menggeledah tas dan menemukan beberapa potong pakaian. Selanjutnya bersama dengan barang buktinya, mereka diserahkan ke petugas Polsekta Klojen.
“Sama seperti dua mahasiswi yang mencuri kosmetik. RS serta VS ini juga kami minta wajib lapor, namun perkaranya tetap lanjut hingga persidangan,” tegasnya.(agp)
comments

Page 1 of 1001

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »