Buron, Pelaku Penganiayaan Akhirnya Tertangkap


DIPERIKSA : Polisi memeriksa Wahyu Candra Syahputra alias Wahyu Cahyo di ruang penyidikan. (AGUNG PRIYO/MALANG POST)

MALANG -  Sempat buron selama dua tahun, Wahyu Candra Syahputra alias Wahyu Cahyo, 19, akhirnya berhasil diringkus Tim Buser Satreskrim Polres Malang. Warga Desa Brongkal, Pagelaran ini, ditangkap karena menganiaya Moch Ismail, 23, tetangganya sendiri.
“Tersangka ini, kami amankan di rumahnya setelah mendapat informasi bahwa yang bersangkutan pulang ke rumahnya. Saat kami tangkap, ia mengakui perbuatannya," ujar Kanit UPPA Satreskrim Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, Mhum.
Wahyu Cahyo menjadi tahanan UPPA Polres Malang, lantaran saat melakukan penganiayaan masih berusia di bawah umur yakni 17 tahun. “Selain Wahyu, masih ada pelaku lainnya yang kemungkinan ikut terlibat. Saat ini masih kami kembangkan,” tuturnya.
Aksi penganiayaan ini, terjadi pada 17 Juni 2014 lalu, sekitar pukul 17.30 di halaman depan rumah korban. Saat itu korban sedang membetulkan sepeda motor di halaman depan rumahnya. Saat memperbaiki motor, ia didatangi dua pemuda atas suruhan tersangka Wahyu.
Kedua pemuda mengajak korban untuk pergi, dengan alasan ada yang mencari. Namun korban tidak mau, hingga kedua pemuda tersebut pergi. Tak lama berselang, datang lagi dua pemuda tadi bersama dengan tiga pemuda lainnya, salah satunya adalah Wahyu.
Begitu berhadapan dengan korban, tanpa banyak bicara tersangka Wahyu langsung mengeluarkan celurit, dan membacokkan ke arah korban. Sekali sabetan, benda tajam itu langsung merobek pelipis dan pipi korban.
Usai membacok, Wahyu dan empat temannya langsung kabur. Korban yang kesakitan dan bersimbah darah, lantas ditolong keluarganya dengan dilarikan ke rumah sakit. Keluarganya juga melapor ke Polres Malang.
Polisi yang mendapat laporan, segera memburu Wahyu. Namun saat itu, tersangka sudah kabur ke luar kota. “Selama ini saya ke Surabaya dan Madura. Saya nekat menganiaya, karena kesal diejek terus,” kata Wahyu. (agp/mar)