Cari Penabrak Narko, Periksa Empat CCTV


MALANG - Empat buah CCTV dan seorang saksi kembali diperiksa petugas Laka Lantas Polres Malang Kota dalam mendalami kasus tabrak lari yang menewaskan Narko, pegawai Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang, Rabu (17/8) lalu.
Hal ini ditegaskan Kanit Lakalantas Polres Malang Kota, Iptu Budi Junaedi, kemarin ditemui di ruangannya. Ia mengatakan empat buah video CCTV yang berada di sekitar TKP sudah diperiksa. Hanya saja tidak semuanya berfungsi dengan baik.
“CCTV milik kantor Tiki dan milik restoran New Hongkong merekam arus lalin yang ada tetapi tidak memberikan hasil yang kami mau karena agak kabur dan hanya menyorot jelas pada halaman depan masing-masing wilayah CCTV tersebut berada,” jelas Junaedi.
Ia menjelakan lagi bahwa, keempat titik CCTV yang terpasang yang menjadi rujukan pemeriksaan selain milik Tiki dan New Hongkong adalah CCTV milik toko di sebelah TKP (kaca mata) dan toko di seberang TKP yaitu toko kain.
Dari pemeriksaan CCTV di toko kain seberang tempat kejadian, polisi tidak mendapatkan hasil yang signifikan karena CCTV belum berfungsi dengan baik karena masih baru. Hal yang sama juga didapatkan dari toko sebelah tempat kejadian yang juga tidak memberikan gambaran jelas.
“Dari CCTV yang paling dekat dengan tempat kejadian, hanya menyorot saat korban terpelanting dan telungkup di tempat korban tidak bisa berdiri lagi,” imbuhnya. Namun, hal ini masih akan menjadi salah satu rujukan data karena dalam CCTV masih bisa menggambarkan kendaraan-kendaraan apa saja yang lewat walaupun jumlahnya tidak begitu terdeteksi secara jelas.
Dari pemeriksaan CCTV, memang banyak mobil yang lewat saat sebelum kejadian. Pihak kepolisian pun juga semakin menduga kuat bahwa kendaraan yang menabrak pegawai DKP adalah kendaraan roda empat.
“Dari pecahan kaca kendaraan yang berceceran di TKP pun kami kuat menduga ini memang kendaraan roda empat, dari sini kita bisa selidiki lebih jauh kendaraan tersebut jenis dan bermerek apa,” tandas Junaedi.  (ica/mar)