Cegah Tragedi Tanjung Balai, Perketat Pengamanan Vihara


TINJAU : Kapolsek Lawang, Kompol Wachid Arifaini dan Danramil Lawang, Kapten Arm Sunardi melakukan peninjauan di Vihara Sanggar Suci, Lawang, kemarin. (Foto : BINAR GUMILANG / MALANG POST)

MALANG – Insiden pembakaran vihara di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut) langsung direspon penegak hukum di Kabupaten Malang. Kemarin, Polri dan TNI mengamankan Vihara Sanggar Suci Lawang dan beberapa tempat ibadah.
Kapolsek Lawang, Kompol Wachid Arifaini dan Danramil Lawang, Kapten Arm Sunardi memantau langsung pengamanan di Vihara Sanggar Suci, Lawang. Petugas dari Kodim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu serta  Polres Malang disiagakan di tempat ibadah tersebut.
Danramil Lawang, Kapten Arm Sunardi mengatakan, potensi terjadinya insiden, bentrok dan aksi terror harus dicegah sejak dini. “Maka dari itu, kami melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat serta memberi sosialiasi. Tentunya juga dilakukan pengamanan semacam ini,” ujarnya kepada Malang Post, kemarin.
Dijelaskannya, khusus untuk pengamanan vihara maupun sejumlah tempat ibadah, merupakan instruksi langsung dari Dandim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu, Letkol Arm Muridan. Pengamanan itu bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun umat yang menjalankan ibadah di tempat-tempat ibadah tersebut.
“Selain itu, kami melakukan patroli secara rutin di beberapa tempat ibadah dan obyek vital lainnya,” terangnya.
Menurut dia, pengamaman serta pendekatan persuasif tersebut juga bertujuan agar mendekatkan diri dengan masyarakat.  Selain itu, sekaligus mengetahui kondisi terkini di lapangan.
“Peran Babinsa kami optimalkan untuk memberikan keamanan serta keyamanan masyarakat,” imbuhnya. Sedangkan menurut pantuan terkini di lapangan, kata dia, untuk sementara insiden yang terjadi di Tanjung Balai tersebut diprediksi tidak merambat ke Malang.
Sementara itu, Kapolsek Lawang, Kompol Wachid Arifaini mengatakan, situasi di Kecamatan Lawang sejauh ini kondusif. Masyarakat Lawang yang terdiri dari berbagai  latar belakang itu tidak terpengaruh hal tersebut.
“Saya rasa masyarakat yang ada di sini sudah bijak dan dewasa. Sehingga, tidak terpengaruh dengan apa yang terjadi di luar daerah. Meski demikian, kami tetap melakukan pengamanan sebagai antisipasi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ucapnya. (big/van)