Dendam, Pengemudi Celurit Sopir


BERTIKAI: Lokasi tindak pidana penganiayaan berat, yang melibatkan dua pengemudi PT Bella Bello, Sabtu siang kemarin. (Sisca Angelina/Malang Post)

PAKIS - Lebaran kurang tiga hari, malah bertikai berujung masuk rumah sakit. Peristiwa berdarah itu, terjadi Sabtu siang kemarin di depan pintu gerbang PT Bella Bello Jalan LA Sucipto, Blimbing, melibatkan dua karyawan perusahaan ekspedisi itu.    
Aan, warga Wendit Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, mengalami luka bacok pada kedua lenggannya, bahkan nadi darahnya nyaris ikutan robek oleh sabetan celurit yang dilakukan teman kerjanya berinisial BS.
Peristiwa pukul 12 siang itu, membuat heboh warga sekitar. Arus lalu lintas pun sempat macet. Menurut Hari Security PT Bella Bello, dia mencegah BS yang mengumbar amarah dengan menghunus senjata tajam memburu Aan.
“Jam 12 siang tadi (kemarin), Aan keluar dari komplek kantor dengan naik sepeda motor. Kemudian datang BS yang menghadang dan langsung membacok korban,’’ ungkap Hari.
Sabetan itu ditangkis Aan menggunakan tangan kosong, bacokan berikutnya yang membabi buta juga ditangkis menggunakan lenggannya. Sudah barang tentu kedua lengan pemuda tersebut terluka cukup parah.
Agus, salah satu pengemudi PT Bella Bello menduga kejadian itu berakar pada persoalan pribadi antara BS dan Aan.“ Kami memang tahu ada permasalahan antara keduanya, namun nggak menyangka sampai merembet pada kejadian seperti ini,’’jelas Agus ketika ditemui di RS Lavalette, tempat korban dirawat.
Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Tatang P. Panjaitan menerangkan bahwa pihak kepolisian sudah mengantongi identitas dan alamat rumah pelaku, kendati untuk sementara ini kabur lebih dulu. BS adalah warga Jalan Sulfat, dan usai kejadian dia kabur memacu motornya ke arah Blimbing.   “ Ya untuk sementara motif perkara ini, belum diketahui. Kemungkinan memang masalah pribadi,’’ujar Tatang.
Keterangan yang didapat dari Safari salah seornag pengemudi perusahaan tersebut,  BS merupakan sopir baru ekspedisi tersebut. Sedangkan Aan, sudah lama menjadi karyawan PT Bella Bello. (ica/lyo)