Diajak Nikah Malah Nipu


Foto : Nunung Anggraeni

MALANG - RW, 32, warga Jalan Halmahera Malang mengaku menjadi korban penipuan dengan iming-iming sebagai ahli waris dan akan dipersunting sebagai istri. Namun, bukannya untung yang didapat, dia malah mengalami kerugian hingga Rp 35 jutaan.
Merasa ditipu, korban melaporkan peristiwa tersebut ke pihak yang berwajib. Didepan petugas korban menerangkan, keduanya berkenalan bulan Februari 2016 lalu melalui media sosial Facebook. Keduanya saling berkomunikasi melalui telephone baik SMS atau BBM-an.
Saat itu kepada korban pelaku mengaku bekerja di pengeboran minyak PT Chevron Pasific sebagai Manager dan masa kontrak selama 5 tahun dan kini sudah berjalan 15 tahun. Ini rupanya membuat RW jatuh cinta.
Pelaku yang mengaku bernama Syamsir Alam ini lantas mengatakan ingin datang ke Malang untuk mempersunting RW. “Dia akan cuti namun meminta saya menjadi penjamin pengambilan cuti dengan iming-iming gajinya akan diberikan kepada saya,” terangnya.
Pelaku sendiri beralasan, uang itu akan turun setelah surat cuti turun.  Karena gaji pelaku belum bisa diambil untuk menemui korban di Malang, ia meminta uang kepada korban untuk biaya perjalanan. Rupanya RW percaya. Kamis (14/4) lalu, dia mentransfer uang Rp 1 juta ke rekening Mandiri  no rek 1480010188590 atas nama Syamsir Alam.
Selanjutnya dengan berbagai alasan akan segera melamar dan mempersunting korban sehingga korban melakukan transfer hingga mencapai Rp 35 jutaan. Rupanya, ini hanya akal-akalan hingga korban meyadari dan melapor ke polisi.
Kasubbag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni yang dikonfirmasi perihal kasus ini membenarkan. "Kasus ini masih dalam penyelidikan. Saya mengimbau kepada masyarakat agar jangan mudah percaya,” pungkasnya. (win/mar)