Ditarik Karcis Bus, Pemudik Meninggal Dunia


MENINGGAL : Moch. Soleh, pemudik asal Pasuruan, meninggal dunia saat dilarikan ke IGD RSSA Malang. (IST/MALANG POST)

MALANG - Nasib malang menimpa Moch. Soleh, 66. Dia pingsan ketika hendak mudik menuju Blitar. Setelah pingsan, warga Jalan Cucut Gang VIII/153-A, Kelurahan Bendomungal, Bangil, Pasuruan ini malah tewas saat dibawa ke IRD RSSA Malang, kemarin.  
Menurut Hariyanto, salah satu saksi mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.50 di dalam bus Tjipto II Jurusan Malang – Jember. “Saat kondektur hendak menarik karcis, bapak itu pingsan tidak sadar diri,” ungkapnya.
Seketika bus kembali lagi ke Terminal Arjosari dan melaporkan hal ini ke petugas Pos Pam.  Tiba di sana, kondektur dan beberapa penumpang lainnya langsung memboyong tubuh korban ke pos pam terminal, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.  
Namun, menurut data yang didapat, korban kemudian tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia.  Wakapolres Malang Kota, Kompol Dewa Putu Eka Darmawan, saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan tim medis Pospam sudah melakukan pertolongan pertama.
“Tetapi, korban tidak kunjung sadar. Baru saat itu juga kami larikan ke IRD RSSA,” terangnya.  Setelah itu, korban kemudian dibawa menggunakan ambulance ke RSSA, setiba dirumah sakit korban diperiksa oleh dokter jaga IRD dan telah dinyatakan sudah meninggal dunia.
Dirinya tidak dapat memberikan keterangan jelas mengenai penyebabnya.  Namun, jika dilihat dari kronologis kejadian, ia memperkirakan akibat penyakit dalam atau sakit jantung. “Ya, biasanya memang begitu kalau punya penyakit jantung. Mungkin akibat kelelahan,” kata salah satu petugas RSSA Malang ini.
Ketua RT02 RW01 Kelurahan Bendomanunggal, Bangil, Jemari, 51, yang datang ke kamar jenazah RSSA, membenarkan bila penumpang itu adalah warganya. “Kebetulan di Malang, Ngantang ini, ada keluarganya. Ini saya masih mencoba menghubungi,” tegasnya. (ica/mar)