DPO Polisi, Dua Penjahat Asusila Dibekuk


MALANG - Enam bulan menjadi buronan, dua pelaku asusila terhadap siswi kelas VIII SMP akhirnya berhasil ditangkap. Keduanya adalah warga Kecamatan Wagir, yakni Eko Supriadi, 26, warga Dusun Sengonrejo, Desa Petungsewu serta Aji Supriadi, 29, warga Dusun Ngrangin, Desa Pandanrejo.
Mereka diamankan di tempat terpisah. Aji yang ditangkap lebih dulu di wilayah Kecamatan Pakisaji, sedangkan Eko diringkus di rumahnya. Keduanya ini, melakukan persetubuhan terhadap Bunga (nama samaran), 16, warga Desa Gondowangi, Wagir.
Perbuatan asusila mereka ini, dilakukan pada awal Februari 2016 lalu di rumah tersangka Eko.  Ceritanya, berawal dari perkenalan Eko dengan korban. “Saya kenal dengan korban di depan sekolahnya,” tutur Eko yang juga bapak dua anak ini.
Menurut Eko, malam sebelum terjadi perbuatan asusila, korban datang ke rumahnya dengan diantarkan temannya. Bunga mengaku kalau dirinya baru bertengkar dengan orangtuanya. Karena saat diminta pulang tidak mau, akhirnya untuk menghibur Eko mengajak korban jalan-jalan ke Stadion Kanjuruhan Kepanjen.
Ia juga mengajak tersangka Aji, yang kebetulan bersamanya. Usai jalan-jalan sampai tengah malam, korban lalu diajak pulang ke rumahnya. Kebetulan istri Eko, saat itu sedang pulang ke rumah orangtuanya. Saat rumah sepi itulah, Eko lantas mengajak korban berhubungan badan.
Setelah Eko selesai menyetubuhi, kemudian giliran Aji yang menyetubuhi. “Kami melakukannya tidak ada paksaan. Melainkan atas dasar suka sama suka. Apalagi dia juga suka sama saya,” kata Eko. Perbuatan asusila Eko dan Aji ini, terbongkar setelah istri Eko pulang.
Selanjutnya, bersama dengan keluarga lainnya mengantarkan korban pulang ke rumahnya. Orangtua korban yang mendapat cerita dengan kejadian yang dialami anaknya, akhirnya melaporkan ke Polres Malang. (agp/mar)