Dua Bulan Berjudi, Baru Tertangkap


MALANG - Peran jenis kupon putih ternyata masih beredar. Kamis lalu, petugas Reskrim Polsek Pagak, menangkap seorang pengecernya. Tersangkanya adalah Kadi, warga Desa Tlogorejo, Pagak.
Pria berusia 56 tahun tersebut, diringkus petugas di depan rumahnya. Saat ditangkap, ia baru saja transaksi dengan seorang penomboknya. Dari tangannya, polisi mengamankan beberapa barang bukti.
“Diantaranya adalah dua buah HP berisi rekapan nomor, dua bolpoin, dua buku berisi rekapan, tiga lembar rekapan pengeluaran serta uang sebesar Rp 157.000,” jelas Kasubbag Humas Polres Malang, AKP Dyan Vicky Sandhi.
Menurutnya, penangkapan tersangka Kadi, berawal dari informasi masyarakat. Warga mengeluh karena di wilayahnya masih marak dengan perjudian kupon putih. Berdasarkan informasi tersebut, polisi lantas menyelidiki.
Begitu diketahui bahwa yang mengedarkan adalah Kadi, tanpa kesulitan petugas langsung menangkapnya. Dalam pemeriksaan, Kadi mengatakan baru dua bulan ini menjadi pengecer. Ia nekat mengecerkan judi kupon putih, lantaran tidak memiliki pekerjaan tetap.
Keuntungan dari mengecerkan judi kupon putih ini, diakui untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. "Pengakuannya, hasil penjualan judi disetorkan kepada seorang pengepul asal Kalipare. Setiap kali bukaan, omzet yang didapatnya sekitar Rp 300.000,” tuturnya. (agp/mar)