Empat Orang Garong Kebun Jeruk


GARONG : Tersangka Farid Bambang Suroso di Mapolsek Tumpang, serta barang bukti jeruk yang dicuri diamankan. (IST/MALANG POST)

MALANG - Perkebunan jeruk milik Ngatemin, 65, di Dusun Sumberingin, Desa Wringinsongo, Tumpang akhir pekan lalu digarong. Pelakunya diketahui berjumlah empat orang. Seorang diantaranya berhasil diamankan, sedangkan tiga lainnya berhasil kabur.
Pelaku yang tertangkap adalah Farid Bambang Suroso, 30 tahun, seorang kuli bangunan warga Dusun Mbali, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung. Kini ia harus mendekam di balik terali besi Mapolsek Tumpang. Barang bukti yang diamankan adalah 12 glangsi berisi buah jeruk.
Sedangkan tiga pelaku lainnya yang buron, masing-masing berinisial KK, 32 tahun, warga Gasinan, Pakis yang merupakan asli warga Desa Malang Suko, Tumpang. Kemudian FA, 19, warga Desa Sumberpasir, Pakis. Sementara satu pelaku lainnya merupakan teman KK.
“Untuk tersangka Farid Bambang Suroso sudah kami periksa dan proses. Sedangkan tiga pelaku lainnya, masih dalam pengejaran," ujar Kapolsek Tumpang, AKP Hari Subagyo. Peristiwa pencurian, terjadi sekitar pukul 02.30.
Modusnya, pelaku masuk ke dalam kebun jeruk dengan merusak pagar, yang terbuat dari bambu. Aksi ini, sudah direncanakan sehari sebelumnya setelah mengetahui buah jeruk milik Ngatemin, sudah waktunya panen.
Setelah berada di dalam kabun, mereka lantas memetik buah jeruk yang kemudian dimasukkan ke dalam karung plastik yang sudah dipersiapkan. Setiap satu pelaku, memetik jeruk sebanyak tiga karung. Sehingga total semuanya ada 12 karung.
Begitu semua karung terisi, keempatnya lantas memindahkan karung dari dalam kebun, yang selanjutnya hendak dibawa kabur. Namun belum sempat membawa kabur, aksi mereka dipergoki oleh korban dan anaknya yang saat itu sedang kontrol ke perkebunan jeruk miliknya.
Melihat ada pencuri, korban lantas berteriak maling. Warga sekitar yang mendengar teriakan lalu berdatangan. Pelaku yang ketakutan, memilih kabur dengan langkah seribu. Apes bagi Farid, saat tiga temannya berhasil meloloskan diri, dia justru terkepung hingga akhirnya tertangkap. (agp/mar)