Gagal Merampok Dihajar Massa


DIBAKAR : Motor milik pelaku ludes dibakar massa dan Frangky dengan tangan terborgol di Polsek Dau. Sementara (foto bawah) Siti dirawat di Puskesmas Dau setelah berduel dengan Franky. (AGUNG PRIYO/MALANG POST)

MALANG - Kemarin pagi, warga Dusun Loandeng, Desa Kalisongo, Dau mengamuk. Mereka menghakimi Frangky, 49, hingga babak belur. Dia tertangkap tangan merampok di rumah sekaligus toko milik Siti, 61, warga sekitar.
Nyawa warga Jalan KH Malik Dalam, Kedungkandang, Malang ini terselamatkan anggota Polsek Dau yang datang setelah mendapat laporan. “Tersangka masih diperiksa intensif. Terlambat saja, kondisinya sudah lain,” kata Kapolsek Dau, AKP Endro Sujiat.
Ia menjelaskan, peristiwa yang memancing amarah warga ini, terjadi sekitar pukul 09.00. Frangky yang beraksi seorang diri, masuk ke dalam toko melalui pintu samping. Kepada polisi, dia mengaku hanya untuk mencuri rokok serta ponsel Siti yang ada di dalam toko.
“Kebetulan waktu itu, toko sedang sepi,” terang Endro, sapaannya. Frangky juga leluasa mengambil beberapa pak rokok serta tiga buah ponsel. Setelah merasa cukup, dia lantas berusaha kabur dengan motor Honda Revo, N 3883 AD yang dibawanya.
Ternyata ulahnya ini ketahuan. Siti memergoki perbuatannya dan berteriak minta tolong. Tidak hanya itu, wanita tua ini juga menarik pakaian yang digunakan tersangka. “Korban dan tersangka akhirnya duel,” terang perwira polisi ini.
Kalah kuat, Siti ditendang dan didorong hingga keluar toko. Ia lalu terjatuh. Dahirnya juga terbentur.  Korban yang berteriak minta tolong membuat Eko, anaknya dan warga lainnya berdatangan. Tahu ibunya dianiaya perampok, Eko marah.
“Untuk mempertahankan diri, tersangka mengeluarkan golok dari jaketnya. Ini makin membuat keluarga korban dan warga lainnya makin emosi,” ungkap Endro. Sontak, Frangky pun dikepung oleh warga yang juga membawa peralatan seadanya.
Tanpa disuruh, Frangky dihajar. Teriakan ampun pria ini tak diindahkan warga yang sudah jengkel. Di saat beberapa warga menghajar pelaku, motor yang dipakainya untuk beraksi ikut ditarik warga keluar lokasi.
Selanjutnya, motor senilai Rp 6 jutaan ini dibakar hingga hanya menyisakan rangka besinya. Aksi massa ini berhasil dicegah oleh petugas Polsek Dau yang berdatangan. Mereka mengamankan pelaku dan motor yang dibakar.   
“Pengakuan sementara, pelaku beraksi seorang diri. Namun kami akan tetap mengembangkannya. Termasuk ia juga mengaku nekat mencuri lantaran butuh uang untuk membayar utang,” terang Endro yang pernah menjabat Kapolsek Wajak ini. (agp/mar)