Gondanglegi Gerebek ‘Intel’ Polda Jatim


GADUNGAN : Andy Setiawan nekat menjadi intel gadungan untuk menikahi gadis pujaannya. Warga

MALANG - Anggota intel 'gadungan' Polda Jatim, akhir pekan kemarin digerebek warga di sebuah rumah Dusun Pidek, Desa Sepanjang, Gondanglegi. Penggerebekan dilakukan karena resah dengan ulah Andy Setiawan, 32, warga Jalan Kauman, Desa Gondanglegi Kulon, Gondanglegi ini. Dia diketahui bermalam dengan seorang perempuan. Setelah diamankan, ternyata Andi hanya seorang sopir di sebuah perusahaan rokok di wilayah Kepanjen. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ia harus meringkuk di sel Mapolsek Gondanglegi. "Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan. Kami masih mengembangkan perkaranya karena juga ditemukan beberapa KTP dan KK palsu dari tangan tersangka,” ujar Kapolsek Gondanglegi, Kompol Budi Harianto. Ia menjelaskan, malam itu warga resah dan curiga dengan keberadaan Andy. Sebab ia bermalam di salah satu rumah dengan seorang perempuan bernama Dian Natalia, 28, warga Dusun Ardirejo, Desa Sidorejo, Pagelaran. Warga kemudian melaporkannya ke perangkat desa. Selanjutnya, bersama perangkat desa, warga mendatangi rumah yang ditempati Andy. Mereka mengecek identitasnya dan perempuan yang bersamanya. Saat dicek, Andy menunjukkan KTP dengan status pekerjaan sebagai Polri. Andy juga mengatakan sebagai anggota intel Polda Jatim. Tetapi warga yang curiga dengan identitas yang ditunjukkan, lalu menghubungi Polsek Gondanglegi. Begitu polisi datang, Andy yang ketakutan identitasnya terbongkar malah kabur dengan mengendarai mobil sedan. “Terang saja, petugas kami yang mengetahui lantas mengejarnya,” tegasnya. Hasilnya ketika di jembatan Desa Urung-urung, Kecamatan Gedangan, Andy berhasil dihentikan. Selanjutnya ia digiring ke Mapolsek Gondanglegi. Dari pemeriksaan ditemukan beberapa KTP dan KK palsu. "Pengakuannya, wanita yang bersamanya tersebut kekasihnya. Pelaku mengatakan akan menikahi wanita tersebut. Sekarang kami masih mengembangkan kasusnya, apakah ada korban lainnya," jelas mantan Kapolsek Sumberpucung tersebut. (agp/mar)