Granat Muncul di Lokasi Hotel


EVAKUASI : Petugas mengevakuasi granat jenis nanas yang ditemukan.

MALANG - Hotel YNO Castle, Jalan Sultan Agung Kepanjen, kemarin pagi mendadak menjadi perhatian warga sekitar. Setelah seorang pekerja bangunan, menemukan besi menyerupai granat jenis nanas. Benda tersebut, ditemukan terpendam di dalam tanah halaman depan hotel.
Belum diketahui apakah granat tersebut masih aktif atau tidak. Sebab ketika ditemukan, kondisinya sudah berkarat. Namun demikian, alat pematik granat tersebut masih melekat, sehingga dugaan sementara granat peninggalan masa perang itu masih aktif.
Sebagai antisipasi kejadian yang tidak diinginkan, Polsek Kepanjen yang mendapat laporan temuan granat itu, langsung menghubungi Tim Jihandak Brimob Ampeldento Pakis. Selanjutnya, granat dievakuasi untuk diamankan di Mako Brimob Ampeldento Pakis.
"Kami tidak tahu jenis pastinya apa, karena sudah berkarat. Melihat bentuknya memang seperti granat. Makanya kami menghubungi Tim Jihandak untuk mengevakuasi," terang Kapolsek Kepanjen, Kompok M Akhmad Sujalmo.
Ali Bastian, 48, warga Jalan Muharto VII Malang, adalah saksi yang kali pertama menemukan. Pagi kemarin sekitar pukul 08.00, ia bersama dengan Imam Hanafi, 55, warga Desa Sumbersuko, Tajinan sedang menggali tanah di halaman depan Hotel YNO Castle. Keduanya adalah pekerja bangunan di hotel tersebut.
Pagi itu Ali sedang menggali tanah untuk dinding. Ketika baru menggali sedalam 30 sentimeter, cangkulnya membentur benda keras. Ali yang curiga lalu mengambil benda tersebut. Setelah diamati bahwa besi bulat itu adalah granat, Ali lalu memberitahu Imam Hanafi.
Selanjutnya mereka berdua melapor ke petugas security hotel, yang kemudian dilaporkan ke petugas Polsek Kepanjen. "Saya tahu benda itu granat, karena masih ada pemantiknya. Sebab sebelumnya, saya pernah melihat bentuk granat,” terang Ali Bastian. (agp/mar)