Hendak Wudhu Malah Terpeleset


MALANG - Jamaah Salat Jumat di Masjid Jami Baiturrahman Jalan Sultan Agung, Kepanjen, kemarin dikagetkan dengan kematian Kasemo, 56. Warga Jalan Agus Salim, Desa Banjarejo, Pagelaran ini, ditemukan tewas di dalam kamar mandi.
Dugaannya, korban jatuh terpeleset saat mau wudlu. Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka. Pihak keluarga telah menerima kematiannya. Apalagi dari hasil olah TKP juga tidak ditemukan bekas kekerasan.
"Ddugaan sementara, meninggalnya karena jatuh terpeleset dan sakit. Tidak ada bekas luka penganiayaan di tubuhnya," ujar Kasubag Humas Polres Malang, AKP Dyan Vicky Sandhi. Korban Kasemo ini, merupakan tukang becak yang biasa mangkal di Jalan Sultan Agung Kepanjen.  
Ia dikenal sebagai oranh baik dan rajin salat. Kasemo pulang ke rumahnya sepekan sekali setiap hari Kamis. Namun, Kamis lalu korban tidak diketahui pulang. Keluarganya sempat mencari namun tidak diketahui.
"Setiap Subuh selalu salat berjamaah dengan saja di Masjid ini. Kamis kemarin biasanya pulang, juga tidak pulang sampai istrinya mencari," kata Soleh seorang warga. Istriana, warga lainnya yang menjadi pelanggan becak korban, mengatakan kalau Rabu korban sempat minta obat kepadanya.
"Katanya kepalanya pusing, namun kebetulan saat itu saya tidak punya obat," tutur Istriana, sembari menyebut bahwa korban orang baik. Kali pertama yang mengetahui korban meninggal adalah dua siswa SD warga sekitar.
Yakni Ahmad Fakih Arodin, 9 dan Misel Mohammad Fenani, 9. Saat itu, sepulang sekolah keduanya mau mandi di Masjid untuk persiapan salat jumat. Tetapi kamar mandi dalam kondisi terkunci dari dalam. Ketika diketuk tidak ada sahutan.
Keduanya lalu mengintip dari lubang kunci, dan diketahui bahwa korban tergeletak di lantai. Mereka lalu memberitahukan ke jamaah lain yang diteruskan ke petugas security Masjid. Begitu pintu terbuka, kondisi korban diketahui sudah tidak bernyawa. (agp/mar)