Kabel BTS Telkomsel Dicuri


PERIKSA : Petugas ketika memeriksa kabel yang diputus pencuri. (AGUNG PRIYO/MALANG POST)

MALANG - Kabel Feeder Telkomsel sepanjang sekitar 150 meter di Jalan Ketindan, Kecamatan Lawang, digarong. Kabel yang menjadi penghubung Base Transceiver Station (BTS) dengan antena pada menara pemancar tersebut, diperkirakan dicuri saat tengah malam.
Akibat kejadian itu, pihak Telkomsel mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta. Kasus pencurian kabel tersebut, saat ini ditangani oleh Reskrim Polsek Lawang. Kemarin, petugas yang mendapat laporan langsung melakukan olah TKP.
Dari hasil olah TKP, ditemukan jejak potongan pada kabel Feeder dan penahan kabel yang berceceran di tanah. "Kami masih menyelidiki kasusnya. Anggota sudah mendatangi lokasi untuk olah TKP termasuk meminta keterangan beberapa saksi," ujar Kanitreskrim Polsek Lawang, Iptu Hadi Puspito.
Dia mengatakan, melihat jejak potongan kabel, bahwa memang ada indikasi kabel Feeder seharga Rp 25 juta tersebut dicuri. Pelaku beraksi dengan menggunakan alat gergaji. "Dugaan kami, pencurian dilakukan pada tengah malam," tuturnya.
Gigih Aries Prasetyawan, Technical Support Telkomsel Malang, adalah yang kali pertama mengetahui kejadian pencurian. Aksi pencurian diketahui, setelah monitor pengawas menunjukkan ada gangguan pada layanan.
Semula Gigih menganggap bahwa gangguan tersebut hanya trouble biasa. Akhirnya untuk memastikan penyebabnya, Gigih datang ke lokasi. Saat dicek ternyata kabel telah hilang dicuri. "Ketika kami cek, pintu gerbang menara masih terkunci,” katanya.
Namun setelah dilihat, pagar kawat berduri telah berlubang. “Dari situlah akhirnya kami yakin dicuri lantas melaporkannya ke Polsek Lawang,” terang Gigih, Eric Susanto, Technical Support lainnya, mengatakan bahwa kabel Feeder menjadi sasaran pencuri, karena kumparan tembaganya bisa dijual dan laku mahal. (agp/mar)