Kakek Nekat Bacok Nenek

BLITAR - Seorang kakek di Kabupaten Blitar, nekat membacok nenek yang masih tetangganya sendiri, hanya lantaran berebut tanah. Pelaku gelap mata karena penolakan si nenek saat kakek tersebut ingin menukarkan tanahnya dengan milik nenek. Kakek pun membacok korban dengan sabit beberapa kali hingga korban tersungkur. Poini, 70, warga Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, Blitar ini, masih terbaring di kamar muzdalifah Rumah Sakit Syuhada Haji Kota Blitar. Nenek Poini juga dalam kondisi kritis, setelah mengalami luka bacok pada beberapa bagian tubuhnya. Namun luka yang paling parah pada bagian kepalanya. Pasalnya, dagu dan pipi sebelah kiri menderita luka yang cukup parah. Bahkan, jari jempol dan telunjuk putus setelah menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, yakni Tomani, 65, menggunakan sabit. Menurut Islamat Sugito, cucu korban pembacokan tersebut dipicu oleh pelaku yang ingin menukarkan tanahnya dengan milik korban. Padahal, luas tanah milik pelaku dengan korban tidak sama. Ternyata penolakan tersebut, harus dibayar mahal oleh korban, sehingga korban menjadi korban penganiayaan. Kasubbag Humas Polres Blitar Kota, AKP Lessy mengatakan, motif penganiayaan pelaku terhadap korban memang dipicu masalah tanah. Tomani yang mempunyai tanah di belakang, ingin menukarkan tanah dengan korban yang berada di pinggir jalan, ditolak hingga cekcok dan terjadi penganiayan. Pelaku langsung diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Blitar Kota, dan dimasukkan dalam sel tahanan. (jpnn/mar)