Karyawan Koperasi Disergap

MALANG - Donfri Tri Chotbhar, 32 tahun, karyawan bagian operasional Koperasi Raja Dana di Desa Sedayu, Turen, sejak Kamis (18/8) malam lalu meringkuk di balik sel Mapolsek Turen. Warga Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Buring, Malang ini ditahan atas tuduhan penggelapan. Ia menggelapkan uang koperasi tempatnya bekerja, senilai sekitar Rp 8 juta. “Tersangka kami tangkap di rumahnya, setelah kami mendapat laporan dari korban dan memeriksa saksi-saksi,” ungkap Kanitreskrim Polsek Turen, Ipda Purnomo. Menurutnya, tersangka ini bekerja di koperasi tersebut baru sekitar dua bulan, tepatnya sejak 6 Juni lalu. Ia bekerja di bagian operasional yang mencari nasabah. Selama sebulan bekerja, tersangka tidak pernah berbuat macam-macam. Namun setelah sebulan berjalan, tersangka mulai nakal. Ia tidak menyetorkan uang angsuran dari nasabah, yang seharusnya disetorkannya. Termasuk juga mengajukan pinjaman fiktif atas nama orang lain. Tersangka juga diketahui menggadaikan motor Honda Beat N 2708 AAV, yang menjadi inventaris kantor. "Ada beberapa pinjaman fiktif atas nama orang lain. Besaran pinjamannya mulai Rp 100.000 sampai Rp 2 juta. Namun uang tersebut, tidak diberikan pada nasabah, melainkan dipakainya sendiri," terang Purnomo. Terungkapnya penggelapan yang dilakukan tersangka ini, berawal dari kecurigan bagian pengawas Koperasi Raja Dana. Pasalnya, banyak nasabah yang menunggak dan tidak bayar utang tepat waktu. Akhirnya untuk mencari tahu kecurigaan ini, bagian pengawas melakukan audit dan pengecekan ke lapangan. Dari sinilah akhirnya diketahui, bahwa banyak pinjaman fiktif. Banyak nasabah yang sudah membayar angsuran, namun tidak disetorkan ke koperasi. Karena merasa dirugikan inilah, akhirnya pihak Koperasi melaporkannya ke petugas Polsek Turen. "Saat ini, kami masih mengembangkan perkaranya. Termasuk mengeler tersangka untuk mencari barang bukti lainnya," papar Purnomo. (agp/mar)