Kasus Subur Masih Mandek


MALANG - Sudah berjalan dua minggu sejak diunkapnya kasus dugaan penipuan salah satu anggota DPRD Kota Malang, Subur Triono, Polres Malang Kota masih mandek di pemeriksaan tiga orang saksi.
Hal ini dikatakan oleh Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Tatang P. Panjaitan SH., saat dihubungi Malang Post, Senin (5/9). Tatang mengaku sampai saat ini pemeriksana masih berhenti di tiga orang saksi saja.
“Belum ada rencana pemanggilan saksi lain selain tiga ini yang berasal dari pihak keluarga pelapor,” ungkap Tatang.
Ia menjelaskan yang sudah dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan adalah pelapor sendiri, anaknya dan satu lagi keponakan pelapor. Hanya saja, pemeriksana terhadap anak pelapor dan keponakannya tidak berjalan lancar.
Pasalnya, tambah Tatang, anak pelapor dan keponakannya tidak bersedia diambil keterangannya. Hal ini dikarenakan pelapor tidak menginginkan mental anak dan keponakannya menjadi menurun akibat kejadian tersebut.
“Jadinya kita sampai saat ini masih memegang keterangan dari pelapor saja,” papar Tatang.
Saat ditanya mengenai kelanjutan pemeriksaan Tatang menjelaskan masih belum berencana memanggil saksi lain, termasuk Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Bisri yang dikabarkan akan segera dipanggil setelah pemeriksaan saksi dari pelapor.
Hal ini menurut Tatang masih menjadi atensi dan akan segera dilanjutkan menunggu hasil pengembangan dari keterangan saksi yang sudah didapat.
Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, AKBP Decky Hendarsono, SIK., mengatakan kasus dugaan penipuan yang melibatkan nama anggota DPRD Kota Malang tersebut tidak akan berhenti begitu saja di pemeriksaan saksi.
Hal ini dikatakannya saat dimintai informasi terkait adanya laporan baru yang menyebutkan adanya korban penipuan lain dari
Subur.
“Belum ada laporan yang masuk ke kami. Tetapi kami sangat menunggu jika memang ada. Hal ini akan mempercepat proses dan menambah bukti baru,” tuturnya saat ditemui Malang Post.
Pasalnya, Decky menegaskan penyelesaian kasus dugaan penipuan tersebut masih menjadi atensi Polres Malang Kota, jika memang diluar sana ada yang merasa menjadi korban, diharapkan segera melaporkannya ke pihak kepolisian. (Ica)