Korsleting, Toko Vulkanisir Ban Terbakar

BANTUR – Kebakaran hebat melanda Toko Vulkanisir Ban Tentrem Motor yang terletak di RT 15 RW 03 Dusun Krajan, Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, kemarin. Penyebab kebakaran tersebut, diduga akibat korsleting listrik. Lalu, si jago merah merambat dan menghanguskan seluruh toko beserta isi yang terdapat di dalamnya. Meski tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan rupiah. Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Toko yang sekaligus dijadikan rumah milik Sodiq tersebut, saat itu sedang ramai para pekerjanya yang sedang mengerjakan tugasnya memilah ban. Saat itu, terdapat lima pekerja yang semuanya menjalankan aktivitas di luar ruangan. Saat mereka sedang asyik bekerja, tiba-tiba terjadi kebakaran yang berasal dari tempat pengepresan ban yang terletak di dalam rumah tersebut. Si jago merah merambat dengan cepat serta mengeluarkan asap hitam pekat yang mengepul ke atas langit. Sontak, para pekerja berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Sementara sebagian lainnya, meminta bantuan truk tangki PMI dan PMK. Empat ruk tangki air datang terlebih dahulu untuk memadamkan api. Disusul dua unit truck PMK Kabupaten Malang, yang tiba di lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api. “Tim Sibat PMI Bantur juga membantu warga memadamkan api yang semakin mengganas tersebut,” ujar Kasubsie Penanggulangan Bencana Alam dan Logistik PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo kepada Malang Post, kemarin. Menurutnya, api baru bisa dijinakaan seitar pukul 12.00 WIB. Setelah api padam, dilakukan pendinginan terlebih dahulu oleh petugas Damkar Kabupaten Malang. Pendinginan itu dilakukan, karena masih terdapat beberapa titik api yang berpotensi bisa menyala kembali. “Setelah pendinginan dilakuka, polisi lalu memasang police line utnuk mengamankan tempat tersebut,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Damkar Kabupaten Malang, Nurul Kusnaeni mengatakan, jumlah kerugian akibat kebakaran itu, masih dihitung. “Penyebab kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik. Nantinya petugas kepolisian yang akan menyelidiki penyebab kebakaran tersebut,” ucapnya. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Mengingat sudah memasuki musim kemarau dan berpotensi terjadinya kebakaran. “Masyarakat harus selalu mengecek kondisi rumahnya. Jangan sampai meninggalkan rumah dalam keadaan peralatan listrik dan kompor menyala,” pungkasnya. (big/udi)