Main Hujan-Hujanan, Siswi Paud Hanyut


KETEMU : Di sungai Bangau inilah jasad Ta’nisa Thohiroh As-Syahidah yang berusia tiga tahun (foto samping) ditemukan oleh pencari ikan.  

MALANG - Hujan deras yang mengguyur sore kemarin membawa musibah. Ta’nisa Thohiroh As-Syahidah, 3, tewas setelah hanyut di sungai. Tubuh warga Jalan Kapi Mantasti IV, Perum Sawojajar II, Desa Sekarpuro, Pakis ini, ditemukan sekitar jarak 1,5 kilometer dari lokasinya tenggelam.
Usai dievakuasi, jenazah siswa Paud Khoiru Ummah tersebut, langsung dibawa pulang ke rumah duka. Pihak keluarga telah menerima kematiannya, dan menganggapnya sebagai musibah. “Keluarga membuat surat pernyataan menolak visum,” ujar Kanitreskrim Polsek Pakis, Iptu Fajar Rianu.
Sore itu atau sekitar pukul 16.00, korban bersama kakaknya, Basyiroh Yumna As-Syahidah serta dua teman sebayanya bermain sembari hujan-hujan. Mereka menyusuri aliran sungai persawahan di Jalan Kapi Pramuja, Perum Sawojajar II Pakis, yang tak jauh dari rumahnya.
Ketika sedang bermain tersebut, korban diduga terpeleset hingga jatuh ke sungai dan hanyut. Kakak serta temannya yang melihat, tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya menangis sambil berteriak minta tolong melihat anak ketiga dari empat bersaudara ini ditelan air.
Warga sekitar yang mendengar, lalu berusaha mengejar dan menolongnya. Tetapi derasnya arus sungai, membuat tubuh anak Basio itu tenggelam dan terbawa ke Sungai Bangau. Selanjutnya, bersama dengan warga lainnya, melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang sungai.
Selang beberapa menit kemudian, tubuh Nisa, sapaannya berhasil ditemukan di Sungai Bangau, Dusun Jambon, Desa Mangliawan, Pakis. Adalah Sutikno, warga sekitar yang sedang mencari ikan dengan cara menjala.
Ketika sedang menebar jalan ikan, tanpa sengaja jalanya menyangkut tubuh korban. Oleh saksi, tubuh korban dibawa ke tepi sungai, dan melaporkan hal ini ke Polsek Pakis.  “Ketika tersangkut jala, korban sudah tidak bernyawa,” jelas mantan Kanitreskrim Polsek Lawang ini. (agp/mar)