Modus Sakit Agar Bebas

MALANG -  Devy Santoso, 34, Direktur Utama (Dirut) PT Kompas Agung mulai tidak nyaman menjadi tahanan titipan Kejaksaan Negeri (Kejari) Malang di Lapas Lowokwaru. Dia dikabarkan mengajukan pembantaran rawat inap di rumah sakit luar lembaga pemasyarakat itu.
Kasi Pidum Kejari Malang, Moh. Iryan SH mengatakan pengajuan pembantaran memang hak seorang tersangka. “Nanti kita pertimbangkan,” katanya kemarin. Namun sampai sekarang, lanjut dia, tidak ada pengajuan pembantaran dari pihak Devy Santoso.
“Sudah saya cek ke jaksa saya, tidak ada pengajuan itu,” tegas pria yang sebentar lagi akan pindah menjadi Kasi Intel Kejari Tangerang tersebut. Kalaupun ada  permohonan itu, pihaknya akan mempertimbangkan pengajuan tersangka tersebut.
Sementara itu, Leo Permana, SH, M.Hum, penasehat hukum Julianto Sukowijono, korban penipuan Devy Santoso meminta agar jaksa tidak mudah mengabulkan permohonan pembantaran itu. “Yang kami dengar, isunya pihak terlapor mengajukan pembantaran,” ucapnya.

Alasan pembantaran, pria yang juga memiliki rumah di kawasan Dieng dan berkantor di Jalan S Supriadi 170 A Malang itu sedang sakit di dalam lapas Lowokwaru. “Benarkah tersangka sakit? Apakah pengajuan pembantaran bukan sebuah modus agar tak ditahan di lapas?,” ungkap pengacara ini.
“Setahu kami, pembantaran memang sebuah modus agar ditahan di luar,” tegasnya.  Penelusuran Malang Post, Devy Santoso segar bugar di dalam lapas Jalan Barito Malang tersebut. “Nggak sakit kok. Dia sehat,” terang sumber Malang Post di Lapas Lowokwaru.
Sedangkan Helly, penasehat hukum Devy Santoso tetap tidak bisa dihubungi. Seperti diberitakan, Devy Santoso dijebloskan ke ruang tahanan Kejari Kota Malang, karena terbukti melakukan penipuan dan penggelapan tembakau milik Julianto Sukowijono.
Bos pabrik rokok itu ditahan atas dasar pengembangan penyidikan yang dilakukan polisi setelah memeriksa dua makelar tembakau. Yakni Teguh Andy Warsito alias Andik, 33, warga Jalan Nongkojajar I Malang dan Budi Kurniawan Sucipto, 40, warga Jalan Salahutu Malang. (mar)