Penipuan Catut PT Telkom Kembali Terjadi

MALANG - Penipuan mencatut nama perusahaan besar kerap kali dipakai menjadi modus favorit penipu untuk menjerat korban. Seperti mencatut nama PT Telkom. Belum ada satu bulan terjadi penipuan mencatut nama PT Telkom yang merugikan warga Klojen hingga Rp 29 juta pada awal Agustus lalu, kini, sudah terjadi lagi hal yang sama. Kali ini terjadi pada Sulastri (69) warga Jalan Sadewo Kecamatan Blimbing Kota Malang. Penipuan terhadap Sulastri terjadi karena dirinya juga tergiur pada iming-iming hadiah dari PT Telkom. Kejadian terjadi pada Rabu (31/8) lalu saat Sulastri mendapatkan sebuah sambungan telpon dari seseorang yang mengaku pegawai PT Telkom. Dalam hubungan melalui telpon tersebut, Sulastri diberitahukan bahwa dirinya mendapatkan hadiah dari event yang diselenggarakan oleh PT Telkom. Hadiah tersebut berupa barang elektronik dan sejumlah uang. Untuk mendapatkan hadiah lebih cepat, Sulastri kemudian diinstruksikan untuk mengirimkan sejumlah uang dengan total Rp 25 juta ke rekening yang diduga milik pelaku penipuan. Tanpa rasa curiga, Sulastri lansung mentransfer uang di ATM BRI Jalan Pattimura, Kota Malang. Setelah melakukan transfer dan ditunggu namun tidak lagi mendapatkan respon, akhirnya Sulastri melaporkan kejadian penipuan tersebut pada Minggu (4/8) ke Polres Malang Kota. Sebelumnya, modus penipuan mencatut nama PT Telkom memakan korban senilai Rp 29 juta, dialami oleh seorang warga Klojen. Penipuan dilakukan dengan cara yang sama yaitu melalui sambungan telepon yang mengaku pegawai PT Telkom. Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Kasubbag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni mengimbau kepada masyarakat supaya tidak mudah percaya dengan modus penipuan berhadiah seperti ini. “Lakukan pengecekan terlebih dahulu ke tempatnya langsung (perusahaan yang bersangkutan) dan jangan sekali-kali mau dipandu siapapun apalagi hanya dari sambungan telephone untuk menekan tombol di mesin ATM, apapun alasannya,” pungkas Nunung. (Ica)