Perahu Terbalik, Tak Ada Bocor, Murni Kecelakaan


BATU – Kapolres Batu AKBP Leonardus H Simarmata memastikan jika kecelakaan perahu terbalik di Bendungan Selorejo, Dusun Gading, Desa Kaumrejo, Kecamatan Ngantang, Selasa (6/9/16) lalu murni kecelakaan. Kepastian itu setelah pihak Polsek Ngantang dan Polres Batu melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus melakukan pemeriksaan para saksi.
”Dari data yang kami peroleh, tidak ada unsur kesengajaan ataupun kelalaian dalam kasus perahu terbalik ini. Kejadian ini kecelakaan murni,’’ kata Kapolres kemarin.
Bukan itu saja, dari hasil visum tiga korban yang meninggal, petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan. Kapolres menjelaskan, sebelum terbalik, kondisi perahu baik-baik saja. Ini dikuatkan dengan keterangan saksi bernama Slamet, pemilik sekaligus pengemudi perahu lainnya. Slamet mengatakan, perahu milik Jawan baik-baik saja saat mengantarkan para pemancing sore hari, tidak terlihat kebocoran. Begitu juga saat kembali setelah mengantar, saksi melihat dasar perahu milik Jawan juga kering.
Namun kondisinya berubah ketika Jawan yang juga menjadi korban meninggal dalam peristiwa ini, menjemput para korban. Bahkan, dia mengetahui ada air di perahunya setelah ada korban yang selamat memberitahu. ”Dari informasi yang diterima itu dipastikan pemilik perahu tidak mengetahui jika perahunya bocor. Saat anggota melihat kondisi perahu, juga tidak terlihat ada lobang di bagian perahu,’’ urainya.
Menurut Kapolres saat melihat langsung kondisi perahu yang terbalik tersebut Rabu (7/9) lalu, tidak melihat ada lubang di badan perahu. Beberapa informasi juga menyebutkan, jika kecelakaan perahu terbalik ini diakibatkan kelebihan muatan. Tapi, Kapolres menampik adanya kabar tersebut. Dia menyebutkan jika perahu tersebut kelebihan muatan, kecelakaan akan terjadi saat berangkat mengantar para korban. Tapi faktanya, perahu dalam kondisi baik-baik saja saat mengantar para pemancing. ”Kalau kelebihan muatan kan dari awal sudah terbalik,’’ tegasnya.
Dari fakta di lapangan itu, dikuatkan dengan keterangan saksi Kapolres pun memastikan kejadian perahu terbalik, menewaskan tiga orang ini adalah murni kecelakaan. Dengan kepastian itu, penyelidikan kasus kecelakaan ini pun ditutup.
Seperti diberitakan koran ini sebelumnya, perahu yang membawa rombongan pemancing terbalik di Bendungan Selorejo, Dusun Gading, Desa Kaumrejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang Selasa (6/9/16) malam lalu. Tiga orang meninggal dunia, dan dua lainnya selamat. Korban meninggal yaitu PNS Pemkot Batu, Irfan Yulianto alias Kentus, 34 tahun, Sudi Asmono, 30 tahun, dan Jawan  30 tahun, pemilik perahu.
Sedangkan dua korban selamat, yakni Yudi Purnomo, 34 tahun dan Suroso, 44 tahun. Yudi dan Suroso selamat dari maut karena keduanya memegang sisi perahu lantaran tidak dapat berenang.(ira/han)