Polres Malang Panen Tersangka Narkoba


PANEN : Anggota Satreskoba Polres Malang berhasil menangkap empat pengedar narkoba dan pil koplo. (DOK/MALANG POST)

MALANG - Jelang Lebaran, peredaran pil koplo jenis dobel L semakin merebak. Satuan Reskoba Polres Malang, akhir pekan lalu berhasil menangkap jaringan pengedarnya. Empat orang diringkus di dua lokasi yang berbeda.
Pertama polisi menangkap IL, 21 tahun, warga Jalan Tanjungsari, Kelurahan/Kecamatan Turen. IL diringkus di pinggir jalan raya. Barang bukti yang diamankan, 84 butir pil koplo serta dua buah handphone yang dijadikan transaksi.
Dari penangkapan IL tersebut, polisi lantas mengembangkan untuk memburu pelaku lainnya. Hasilnya polisi kembali mengamankan empat pelaku dalam satu lokasi. Mereka dibekuk sesaat setelah mengkonsumsi pil koplo.
Ketiganya masing-masing berinisial SS, 21 tahuna, warga Jalan Pesantren, Turen, AG, 22 tahun, warga Jalan Jagalan Turen, serta AH, 22 tahun, warga Jalan Utara Pasar, Turen. "Barang bukti yang diamankan adalah 3000 butir pil koplo, uang serta beberapa HP milik korban yang dijual oleh pemiliknya," ujar Kasubag Humas Polres Malang. AKP Dyana Viicky Sandhi.
Penangkapan keempatnya tersebut, menurut Kasubag Humas Polres Malang ini, berangkat dari informasi masyarakat. Warga melaporkan kalau di wilayahnya masih marah beredar pil koplo. Berdasarkan laporan itulah, akhirnya diselidiki dan berhasil menangkap keempatnya.
"Kasusnya masih dikembangkan oleh Satuan Reskoba. Karena masih ada pelaku lainnya yang belum tertangkap," katanya.
Sementara itu, selain menangkap jaringan pengedar pil koplo, Satuan Reskoba Polres Malang, juga mengamankan budak narkotika jenis sabu-sabu (SS). Tersangka SW, 49 tahun, warga Jalan Diponegoro, Desa Codo, Kecamatan Wajak. Ia ditangkap di depan rumahnya.
Barang bukti yang diamankan adalah sepoket SS dibungkus plastik transparan, seberat 0,33 gram. SW terancan dengan pasal 114 (1) sub pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (agp/mar)