Rumah Terbakar, Rugi Rp 200 Juta


LUDES : Kondisi rumah rumah milik Dwi Basuki di Wonosari ludes pasca terbakar. (AGUNG PRIYO/MALANG POST)

MALANG - Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang, kemarin pagi. Kali ini, jilatan si jago merah meludeskan rumah milik Dwi Basuki, 55, di Dusun Pandan Ploso, Desa Plandi, Wonosari. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditafsir mencapai Rp 200 juta.
“Penyebab kebakaran sementara karena terjadi korsleting listrik di ruang tengah,” ujar Kapolsek Wonosari, AKP Triwik. Sebelum diketahui api membakar rumahnya, pagi-pagi korban serta keluarganya pergi kandang peternakan ayam yang tak jauh dari rumahnya.
Saat ditinggal, rumah dalam kondisi kosong tidak ada seorang pun. Ketika ditinggal pergi inilah, kemungkinan terjadi korsleting listrik di ruang tengah. Api muncul lalu membakar perabotan rumah. Dalam sekejap, api langsung membesar dan membangunan semua perabot dan bangunan.
Likasih, 47, tetangganya yang menjadi saksi kali pertama mengetahui kebakaran tersebut. Saat itu ia melihat ada kepulan asap tebal dan api keluar dari atap rumah. Yakin bahwa rumah Dwi Basuki terbakar, saksi lantas berteriak minta kebakaran.
Warga sekitar yang mendengar lantas berdatangan. Mereka berusaha mengeluarkan barang yang bisa diselamatkan. Sebagian warga memadamkan api dengan air seadanya. Sedangkan sebagian lagi, melaporkannya ke petugas Polsek Wonosari dan PMK Kabupaten Malang.
“Api sudah berhasil kami padamkan. Perkiraan penyebabnya karena konsleting listrik. Tidak ada korban jiwa, hanya ada dua warga yang terluka saat berusaha menyelamatkan barang milik korban,” papar Kepala Unit Pelaksana Teknis Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran Kabupaten Malang, Nurul Kusnaeni. (agp/mar)