Sehari, Dua Kecelakaan

MALANG - Dua peristiwa kecelakaan yang sama-sama melibatkan pejalan kaki, terjadi di wilayah Bululawang, Kamis (21/7) lalu. Seorang pejalan kaki yang merupakan anak-anak, tewas saat dalam perawatan. Sedangkan dua pejalan kaki lainnya, mengalami luka-luka.
Peristiwa pertama terjadi di Jalan Raya Bululawang, sekitar pukul 08.00. Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Suzuki Satria FU nopol N 5738 DZ dengan pejalan kaki bernama Lailatul Ratna, 35, warga Jalan Sidomulyo III, Desa Wandanpuro, Bululawang.
Bermula dari sepeda motor Suzuki Satria FU yang dikendarai Adi, warga Bululawang berjalan dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang. Sesampai di lokasi, ada pejalan kaki yang menyeberang ke barat.
Karena jarak cukup dekat, dan pengendara motor tidak bisa menguasai setir, akhirnya terjadi tabrak samping. Akibatnya Lailatul, pejalan kaki mengalami patah tulang kaki sebelah kiri dan dirawat di RS Ben Mari Pakisaji.
Kejadian kedua, terjadi sekitar pukul 18.30 di Jalan Raya Bakalan, Bululawang. Kecelakaan ini, melibatkan sepeda motor Honda Vario N 5964 IO, yang dikendarai oleh Andika, 25, warga Dusun Kampungbaru, Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare.
Peristiwa kecelakaan berawal, dari sepeda motor Honda Vario melaju dari timur ke barat dengan kecepatan sedang. Sampai di lokasi kejadian, ada dua pejalan kaki yang menyeberang dari utara ke selatan.
Yakni Vina Yuniar, 32, dan anaknya Ashila Arya Zahira, 6, warga Desa Bakalan, Bululawang. Lantaran jarak saat itu cukup dekat, dan Andika pengendara motor tidak bisa menguasai setir, akhirnya terjadi tabrakan.
Saking kerasnya tabrakan, membuat dua pejalan kaki terpental ke median jalan. Termasuk pengendara sepeda motor Honda Vario. Akibat kejadian itu, Ashila yang mengalami luka di kepala, meninggal dunia saat dalam perawatan di RS Mitra Delima Bululawang.
Sedangkan Vina Yuniar, mengalami luka di kepala dan saat ini menjalani perawatan di RSU Mitra Delima. Sementara Andika, pengendara motor mengalami patah tulang kaki sebelah kanan.
"Dua kasus kecelakaan tersebut sudah kami tangani. Saat ini kami masih menyelidiki kasusnya dengan meminta keterangan saksi. Kendaraan yang terlibat sudah kami amankan sebagai barang bukti," jelas Kanitlaka Polres Malang, Ipda Yoyok Supandi. (agp/mar)