Sering Mencuri Uang, Bocah SD Diamankan


DIPERIKSA: NW, ketika menjalani pemeriksaan di UPPA Polres Malang.

MALANG - Pelajar kelas V Sekolah Dasar, berinisial NW, 12 tahun, harus berurusan dengan petugas UPPA Polres Malang. Warga Desa Ringin Kembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan tersebut, diamankan karena mencuri uang milik tetangganya.
Tidak hanya sekali atau dua kali saja mencuri, dalam pemeriksaan NW mengaku sudah lima kali mencuri. Modusnya, masuk ke dalam rumah atau toko milik korban dengan cara mencongkel pintu serta jendela.
Dari lima kali beraksi tersebut, NW selalu mencuri uang. Mulai dari Rp 130 ribu, Rp 700 ribu, Rp 600 ribu dan terakhir Rp 410 ribu. "Semua aksinya selalu ketahuan korbannya. Selama ini oleh warga hanya dibina. Tetapi karena tidak ada efek jera, dilaporkan kepada kami," ujar Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, Mhum.
Namun demikian, meski sudah menjalani pemeriksaan NW tidak ditahan. Berdasarkan Undang-undang nomor 12 tentang peradilan anak, maka NW diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Malang, untuk dilakukan pembinaan supaya ada efek jera demi masa depannya.
Terpisah, Viki Wahyu Suryadi, Pekerja Sosial dari Kementerian Sosial di Kabupaten Malang, mengatakan bahwa tingkah laku NW, sangat meresahkan warga sekitar. Masyarakat kesal dengan ulahnya karena tidak ada efek jera, meski sudah sering ketahuan mencuri.
"Karena itulah, begitu dia ketahuan mencuri lagi, warga langsung menyerahkannya ke polisi. Tujuan warga, supaya NW ini jera dan tidak mengulangi lagi," tutur Viki.
Untuk uang hasil curian, dikatakan Viki, bahwa dari pengakuan NW uangnya habis untuk membeli mainan dan jajan serta jalan-jalan.
"Kami akan bina terlebih dahulu sebelum nantinya kami serahkan lagi kepada keluarganya. Karena ia masih memiliki masa depan yang panjang," paparnya.(agp/jon)