Sindikat ATM Digulung Polisi


BARU SATU SINDIKAT: Sindikat kejahatan ATM yang beraksi di Kota Malang, jumlahnya cukup banyak, salah satunya sudah diringkus petugas Reskrim Polres Malang Kota, kemarin. (Foto Dicky Bisinglasi/MalangPost)

MALANG- Penipuan di dalam ruangan ATM Bersama, baru saja terjadi secara sistematis di Kota Malang. KBO Reskrim Polres Malang Kota, Ipda Nur Wasis mengungkapkan, penipuan yang mengakibatkan uang di ATM melayang, dilakukan dua sampai tiga orang yang memiliki peran masing-masing.
“Modus kejahatan ini terungkap, ketika kami menelusuri laporan penipuan tersebut, di daerah Kedungkandang. Seorang korban mengaku ditipu dengan cara dialihkan perhatiannya, sehingga tanpa sadar kartu ATM nya telah ditukar sindikat kejahatan ini,” ungkap Nur Wasis, Rabu kemarin.
Pelaku bisa membobol ATM korban, lantaran sudah mengintip Pin ketika korban mengoperasikan ATM. Modusnya, diawali oleh seorang pelaku yang dengan sengaja memasuki ruang ATM disaat mesin otomatis itu, sedang digunakan korban.
“Kemudian setelah sudah tau, barulah pelaku pura-pura mengalami kesulitan saat menggunakan ATM. Di sinilah kemudian dengan cepat kartu ATM korban, ditukar dengan kartu ATM milik pelaku yang identik, tetapi sudah tidak berlaku,” tuturnya.
Sedangkan pelaku lainnya, berusaha mengalihkan perhatian korban disaat pelaku lainnya berusaha menukar kartu ATM itu.
“Begitu berhasil menukarkan kartu ATM, pelaku buru-buru meninggalkan korban dengan dijemput teman-temannya yang selanjutnya menguras tabungan korban melalui ATM lainnya,’’tambah Wasis.
Petugas Reskrim Polres Malang Kota pun,  baru berhasil menangkap salah satu sindikat kejahatan ini. Yakni, berinisial BT (52) warga Sukabumi dan HY (51) warga Bululawang, Kabupaten Malang, yang mengaku mendapatkan Rp 8 juta dari kejakahatannya di ATM Box BCA Kedungkandang. (ica/lyo)