Siswi SMK Korban Asusila


DIGELANDANG : Tersangka Firman digelandang petugas menuju sel. (AGUNG PRIYO/MALANG POST)

MALANG - Perhatian orangtua terhadap anak gadisnya, harus lebih ditingkatkan lagi. Pasalnya, kasus asusila di Kabupaten Malang masih saja terjadi. Kali ini, giliran siswi salah satu SMK di Malang, yang menjadi korban kebejatan moral seorang pemuda.
Korban sebut saja nama Cinta, 16, warga Kecamatan Wagir. Ia menjadi korban pemerkosaan dua orang pemuda. Seorang berhasil diamankan, sedangkan seorang pelaku lagi masih manjadi buronan.
Pelaku yang diamankan adalah Firman Nur Ardiansyah, 23, warga Dusun Jaten, Desa Jedong, Wagir. Sedangkan satu pelaku yang masih buron berinisial AR, 27, tetangga Firman. “Pelaku sempat diamankan warga," ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adam Purbantoro.
Menurut keterangan Firman, dia dan korban sama sekali tidak ada hubungan asmara. Mereka baru kenal sepekan lalu, lewat BlackBerry Messenger (BBM). Setelah kenal, mereka janjian bertemu di sebuah tempat karaoke di Jalan Raya Dieng Malang, Rabu (27/7) siang.
Di tempat karaoke tersebut, korban sempat dicekoki minuman keras. Setelah setengah teler, sekitar pukul 17.00 korban diajak oleh para pelaku ke tempat wisata Coban Glotak, di Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir.
Setiba di Coban Glotak korban lantas diajak jalan-jalan. Kemudian di lokasi yang sepi, tiba-tiba tersangka Firman menarik kaki kanan korban hingga terjatuh. Saat akan bangun, korban dipegangi oleh AR yang kini masih buron.
Selanjutnya, Firman mendorong tubuh korban hingga terlentang, yang kemudian berusaha memerkosa korban. Cinta sempat berteriak minta tolong, namun tersangka yang kesetanan terus melanjutkan aksinya.
Tak lama kemudian, korban kembali berontak. Usahanya kali ini berhasil, ia berlari kabur dan minta tolong warga. Teriakan korban didengar oleh warga yang kebetulan sedang merumput, langsung menolongnya dan membawa ke Mapolsek Wagir. (agp/mar)