Siswi SMPN 1 Bululawang Tewas Kecelakaan


RUSAK : Sepeda motor yang dikendarai Vita rusak setelah bersenggolan dengan sebuah mobil yang langsung kabur. (BINAR GUMILANG/MALANG POST)

MALANG - Ini menjadi pelajaran berharga bagi orang tua yang membiarkan anaknya yang masih dibawah umur untuk mengendarai motor. Apalagi tidak dilengkapi dengan standar keamanan seperti helm.
Seperti terjadi di Jalan Raya Bululawang, kemarin pagi. Dua siswi SMPN 1 Bululawang mengalami kecelakaan. Vita, 15, warga Desa Sudimoro, Bululawang meregang nyawa karena mengalami luka serius di kepalanya.
Sementara temannya, Dwi Istianah, 15, warga Jalan Tugu Ireng, Bululawang mengalami luka-luka. Polisi yang melakukan olah TKP menduga korban tidak mampu mengendalikan kecepatan sepeda motornya, saat menyalip.
“Kendaraan yang mereka tumpangi, bersenggolan dengan mobil tidak dikenal dan sebuah sepeda motor Yamaha Vixion. Kedua korban langsung terpelanting ke jalan,” ungkap Aiptu Suprapto, seorang petugas Laka Lantas Pos Bululawang.  Informasi yang dihimpun, keduanya hendak pulang setelah berlatih drumband.
Mereka mengendarai motor Honda Beat, N 3736 IK dari arah timur menuju arah barat dengan kencang. Saat menyalip, dari arah berlawanan muncul mobil tak dikenal, sehingga terjadi senggolan. Naasnya, di belakang mobil tersebut datang Yamaha Vixion, N 4266 IN.
Hadi Sulianto, warga Lumbangsari, Bululawang, pengendara motor tersebut kaget dan menabrak motor yang dikendarai kedua siswi ini hingga mereka terpental. Vita tewas seketika di lokasi kejadian lantaran mengalami luka sangat serius di kepalanya.
“Kedua pelajar tersebut tidak memakai helm saat berkendara,” ujar Suprapti, salah satu saksi kepada Malang Post. Menurutnya, mobil tidak dikenal tersebut langsung pergi begitu saja menuju arah Turen. Sedangkan Hadi memilih menolong korban. (big/mar)