Sudah Ditolong, Suseno Malah Mencuri

MALANG - Pagar makan tanaman, ungkapan tersebut setidaknya pas untuk Suseno, 25, warga Dusun Tumpe, Desa Mbarang, Kecamatan Panggul, Trenggalek. Bagaimana tidak, sudah ditolong oleh korban, ia malah justru mencuri uang dan BPKB motor. Korbannya yakni Buyakim, warga Dusun Sumberejo, Desa Bandurejo, Bantur. Buntut dari perbuatannya ini, Suseno harus meringkuk di balik sel Mapolsek Bantur. Ia ditangkap setelah delapan bulan menjadi buronan polisi. Suseno diringkus oleh petugas Polsek Panggul, yang kemudian diserahkan petugas Polsek Bantur. “Tersangka sudah lama menjadi buronan kami. Sejak melakukan pencurian bulan Desember 2015 lalu, oleh korban langsung dilaporkan ke Mapolsek Bantur,” ujar Kapolsek Bantur, AKP Yatmo. Diterangkan dia, bulan Oktober 2015 lalu, tersangka Suseno ini bermain bersama teman-temannya ke Pantai Balekambang. Entah karena ketiduran atau mabuk, tersangka ditinggal pulang oleh teman-temannya. Karena tidak membawa uang, ia lalu berjalan tanpa arah hingga akhirnya ditolong oleh Slamet, anak Buyakim. Merasa iba dengan nasib yang dialami tersangka, Slamet lalu menolong dengan membawanya pulang. Selama dua bulan, Suseno diberi tumpangan dan makan gratis di rumah Buyakim. Namun kepercayaan yang diberikan oleh korban, justru disia-siakan oleh tersangka. Pada pertengahan Desember 2015, ketika rumah korban dalam kondisi kosong, Suseno mengambil uang sebesar Rp 150.000 serta buku BPKB motor Honda GL Max N 2083 F. Dia kemudian kabur. Korban yang merasa kecewa dengan perbuatan Suseno, kemudian melaporkannya ke Polsek Bantur. Berdasarkan laporan itulah, akhirnya polisi memburu Suseno. “Pengakuannya, ia nekat mencuri uang karena ingin pulang,” jelas mantan Kapolsek Dampit ini. (agp/mar)