Suka Sama Suka, Tetap Ditahan

TAHAN : Berbuat asusila, Ferianda ditahan di Mapolres Malang. (AGUNG PRIYO/MALANG POST)

MALANG - Ferianda, 20, warga Dusun Njebuk, Desa Sumberkradenan, Pakis, sejak kemarin meringkuk di sel Mapolres Malang. Ia ditahan atas tuduhan perbuatan asusila. Korbannya, sebut saja namanya Mawar, 16, warga Dusun Krajan, Desa Sumberkradenan, Pakis.
"Tersangka Feri kami tangkap di rumahnya, berdasarkan laporan dari orangtua korban. Dari keterangan saksi-saksi dan hasil visum, bahwa pelakunya adalah Feri," ujar Kanit UPPA Satreskrim Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, Mhum.
Diperoleh keterangan, perbuatan asusila yang dilakukan Feri sapaan akrabnya ini, terjadi pada 24 Mei 2016 lalu, di dalam rumahnya. Kisahnya, berawal dari hubungan percintaan antara Feri dengan korban. Mereka menjalin asmara, setelah sebelumnya berkenalan.
Semula, ketika pacaran keduanya hanya sebatas lewat telepon saja. Ketika janjian ketemuan, mereka hanya sekadar jalan-jalan saja. Tetapi, karena melihat kemolekan tubuh korban, Feri pun merencanakan untuk menyetubuhi.

Pada 24 Mei itu, tersangka mengajak korban janjian bertemu. Korban yang tidak curiga, mengiyakan dan akhirnya dijemput oleh tersangka. Setelah bertemu, korban diajak bermain ke rumah tersangka. Kebetulan rumahnya dalam kondisi kosong.
Saat di rumahnya tersebut, korban dipaksa untuk ikut pesta minuman keras (miras) oleh tersangka dan dua temannya. Begitu korban teler dan tak sadarkan diri, Feri lalu membawanya ke dalam kamar kemudian dengan leluasa menyetubuhinya.
Perbuatan asusila ini terbongkar, setelah warga sekitar melaporkan kepada Ketua RT bahwa di rumah Feri dijadikan pesta miras. Mendapat laporan itu, Ketua RT langsung mendatangi rumah Feri, dan mendapati korban sudah dalam kondisi teler.
Selanjutnya, oleh warga korban diantarkan pulang ke rumahnya. Keesokan harinya, Feri dipanggil oleh orangtua korban untuk ditanya kejadian yang dialami anaknya. Tersangka mengakui telah menyetubuhi korban sekali.
Lantaran tidak terima itulah, akhirnya melaporkan perbuatan Feri ke Mapolres Malang. “Saya selama ini pergi ke Surabaya untuk bekerja. Hubungan itu, kami lakukan atas dasar suka sama suka. Termasuk ketika minum-minuman keras, korban juga mau sendiri,” kata Feri. (agp/mar)