Sulit Buktikan Keterlibatan Ahmadi

Foto : Adam Purbantoro

MALANG - Hingga kemarin, polisi masih berusaha membuktikan keterlibatan Ahmadi, 25 tahun, sebagai pelaku curanmor. Polisi kesulitan membuktikannya, lantaran tidak bisa menemukan barang bukti sepeda motor milik Sunari, 40 tahun, yang diduga dicuri oleh Ahmadi.
"Kami masih terus mendalami kasusnya. Untuk kasus yang terakhir (kasus Ahmadi yang tewas dimassa warganya karena diduga mencuri, red), belum bisa buktikan karena tidak ada barang bukti pada pelaku," ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adam Purbantoro.

Namun demikian, Adam mengatakan bahwa Satreskrim Polres Malang, telah menemukan barang bukti sepeda motor lain yang diamankan. Motor curian yang diamankan itu pelakunya diduga adalah Ahmadi.
"Barang bukti sepeda motor lain, kami amankan dari seseorang, karena sudah dijual oleh alm Ahmadi. Motor itu, pelaku pencuriannya diduga adalah Ahmadi," jelas Adam. Sedangkan untuk Imam, seorang rekan Ahmadi, yang diamankan lebih dulu, masih terus diperiksa.
Polisi masih mendalami keterlibatan pencuriannya. "Kami masih proses penyelidikan dan pemeriksaan," kata mantan Kasatreskrim Polres Malang Kota. Seperti diketahui, warga Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Sabtu pagi kemarin ngamuk.
Mereka menghakimi tetangganya, yakni Ahmadi, seorang residivis curanmor hingga tewas. Pemuda berusia 25 tahun itu, dimassa atas tuduhan pencurian sepeda motor milik Sunari, warga sekitar. Sebelum menghajarnya, warga juga menghakimi dan mengamankan Imam, warga setempat. (agp/mar)