Tabrak Tong Lalu Dilindas


LIHAT : Warga Jalan Gatot Subroto melihat jenasah dan motor Budi Hartono yang dilindas truk tebu. (IST/MALANG POST)

MALANG - Apes menimpa Budi Hartono, 29, menjelang dini hari kemarin. Warga Dusun Kedawung RT20 RW03, Desa Majang Tengah, Dampit ini meregang nyawa di Jalan Gatot Subroto Malang. Persisnya di tengah-tengah jembatan Brantas.
Ia dilindas truk gandeng bermuatan tebu yang disopiri Mukti Subagyo, 40, warga Tumapel Barat V RT04 RW05, Kelurahan Pagentan, Singosari. Pantauan  Malang Post, korban menderita luka sangat parah di kepalanya.
Menurut keterangan Samsul Bahri, warga sekitar, korban melajukan motor Honda Vario, N 3531 EEG dari arah utara dengan kecepatan tinggi. "Sampai di tengah-tengah jembatan, dia kepergok tong yang agak menjorok ke tengah jalan," kata pria berusia 39 tahun itu.
Begitu kaget, lanjut Samsul, korban menabrak tong dan langsung terjatuh dari motornya. “Posisinya jatuh ke kanan jalan dan langsung dilindas truk gandeng yang muat tebu," ungkapnya sembari menaburi jalan yang penuh darah dengan pasir.
Sementara itu, Mukti yang merasa baru melindas orang langsung menghentikan truknya. "Saya tidak tahu. Saya hanya dengar suara kress..kress," terangnya kepada petugas Laka Lantas Polres Malang Kota yang melakukan olah TKP.
Begitu turun dari truknya, ia mengaku terperangah ketika melihat korban sudah telentang dengan luka parah di kepalanya. Warga sekitar yang juga sedang menyiapkan acara pembukaan Kampung Warna Warni keluar ke jalan.
Mereka langsung membantu mengamankan motor korban dan mengatur lalu lintas. Buntut dari peristiwa pukul 22.30 itu, Jalan Gatot Subroto Malang sempat macet total, terutama saat evakuasi korban ke kamar mayat RSSA Malang. (mar)