Tembak Begal dan Pencuri Motor


TEMBAK : Polres Probolinggo Kota siap tembak di tempat semua pelaku curanmor dan begal yang beraksi.


PROBOLINGGO – Belakangan ini kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, cenderung meningkat. Tak heran bila Kapolres Probolinggo Kota AKBP Hando Wibowo menyatakan perang. Dia mengeluarkan perintah tembak di tempat.
Perintah tembak di tempat ini, tak hanya bagi pelaku begal. Tapi, pada setiap maling kendaraan bermotor. “Tak hanya begal, pelaku curanmor jika ketangkap langsung dor saja,” ujar dia. Hando mengakui, belakang ini kasus curanmor makin marak.
Bahkan, menurutnya dalam sehari bisa saja terjadi 10 kasus pencurian. Tapi, yang melapor hanya beberapa saja. Selama tiga bulan terakhir, kasus curanmor memang cukup banyak. Bulan kemarin saja ada 12 kasus.
“Bagi yang membeli motor secara  kontan dan hilang, banyak yang  tidak melapor. Karena menurut mereka, meski melapor juga tidak akan ketemu. Paling yang melapor bagi yang kredit, sebab masih ada kesempatan,” ujarnya.
Menurut diaa, paradigma seperti itu sejatinya secara tak langsung mencoreng nama baik kepolisian. “Namun, kita harus sadari, bahwa kita juga sedikit kewalahan dengan aksi itu. Bahkan, sampai saat ini memang masih belum ada penyelidikan terkait dengan curanmor,” bebernya.
Polisi dengan dua melati di pundaknya itu mengatakan, sekarang yang marak hilang motor kecil, seperti Honda Beat. Sedangkan, motor gede seperti Honda CBR ataupun sejenisnya, malah jarang. “Pasar dan penjualan Honda Beat terbilang mudah,” ujarnya.
Kapolres mengatakan, sejauh ini  rata-rata pelaku yang beraksi di Kota  Probolinggo, berasal dari luar kota. Tapi, juga tak menutup kemungkinan  ada pelaku asal dalam kota. Ia pun  mengakui, pihaknya juga geram dengan  aksi curanmor.
“Tak hanya begal, pelaku curanmor jika ketangkap langsung dor (tembak) saja,” tegasnya. Selain itu, Hando juga mengaku,  menyadari masyarakat mungkin  beranggapan miring terhadap pihak kepolisian. Terutama, dengan  banyaknya kasus curanmor. (jpnn/mar)