Tertolong Usia, 7 Pelaku Penganiayaan Tak Ditahan

ProfilePAKIS – AYP, remaja berusia 15 tahun  warga Dusun Boro Sekaran, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis,  mengalami luka cukup parah. Dia menjadi korban pengeroyokan tujuh orang temannya, diduga berlatarbelakang dendam.
   Sekujur tubuhnya penuh luka, termasuk bagian kepala dan wajah. Sedangkan ketujuh pelaku, berhasil diamankan petugas Satreskrim Polres Malang. Yakni, berinisial, BW 16 tahun, SB 17 tahun, WR 15 tahun, AN 17 tahun, SH 17 tahun dan BS 17 tahun warga Dusun Bugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis. Dan satu tersangka lagi CT, 15 tahun warga Dusun Boro Urek-urek, Desa Asrikaton, Pakis.
    Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adam Purbantoro mengatakan
ketujuh tersangka usianya masih di bawah umur, sehingga tidak dilakukan penahanan, sehingga usai diperiksa langsung dipulangkan.
    "Mereka tidak kami tahan, mengingat usianya masih di bawah umur. Hanya wajib lapor setiap Senin dan Kamis. Orangtuanya pun sudah menjamin mereka," tandas  Adam Purbantoro.
    Meski tidak ditahan, namun bukan berarti kasusnya berhenti. Perkara penganiayaannya tetap berlanjut sampai persidangan. "Kasusnya tetap lanjut. Berkas perkaranya segera kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Kepanjen," tuturnya.
     Kasus pengeroyokan terjadi awal Juli lalu, di Lapangan Desa Bugis, Kecamatan Pakis. Kisahnya berawal dari korban yang didatangi pelaku, untuk diajak pesta minuman keras (miras). Korban yang tidak curiga, mengiyakan ajakan tersebut.
   Ketika sedang minum-minuman keras, tiba-tiba pelaku BW memukuli korban diikuti pelaku lainnya. Bahkan salah satu pelaku yaitu SB, memukul korban menggunakan sebuah gear sepad pancal, hingga kondisinya babak belur.
    Setelah kondisinya tak sadarkan diri, korban dibawa oleh AK dan BS, ke suatu tempat dengan dibonceng sepeda motor dan digeletakkan di pinggir jalan. Esokan harinya, korban ditemukan dan ditolong oleh warga sekitar. (agp/lyo)