Tiga Jambret Diringkus


TERTANGKAP :  Kapolsek Kromengan menunjukkan barang bukti kalung dan pisau serta ketiga tersangka jambret yang tertangkap. (AGUNG PRIYO/MALANG POST)

MALANG - Tiga jambret diringkus tim gabungan unit Reskrim Polsek Kromengan dan Satreskrim Polres Malang. Mereka yakni Khoirul Amin, 33 dan Sugianto, 30, keduanya warga Desa Glanggang, Pakisaji serta Kusnadi, 28, warga Dusun Wonoayu, Desa Jatirejoyoso, Kepanjen.
Mereka ditangkap usai memperdayai Suratin, 44, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Kromengan. “Kami juga amankan dua motor, pisau dan kalung emas seberat 4,850 gram," ungkap Kapolsek Kromengan, AKP Okta Panjaitan.
Selasa (23/8) siang sekitar pukul 14.00, korban bersama dengan saudaranya sedang berboncengan motor di Jalan Raya Desa/Kecamatan Kromengan. Mereka berjalan dari arah utara ke selatan. Ketika melintas di lokasi sepi, motor korban dipepet dua orang berboncengan motor.
Setelah mendekat, pelaku langsung menarik kalung yang dipakai korban. Usai menjambret, pelaku kemudian kabur ke arah selatan, Dusun Karangrejo, Desa/Kecamatan Kromengan. “Begitu dijambret, korban berteriak sambil mengejar pelaku. Tetapi saat itu tidak ada warga yang membantu mengejar,” ujar Okta.
Apes bagi kedua pelaku. Jalan untuk melarikan diri yang dilewati ternyata jalan buntu. Begitu pelaku balik arah, korban yang melihat kembali berteriak maling. Saat inilah, warga sekitar yang sedang nongkrong lantas menghadang mereka.
Satu tersangka yaitu Khoirul Amin, berhasil ditangkap warga lalu digebuki. Sedangkan satu pelaku lainnya, berhasil kabur. Polisi yang mendapat penyerahan pelaku jambret dari warga, lantas mengembangkannya. Hasilnya dua pelaku lain, yakni Kusnadi dan Sugianto berhasil ditangkap di rumah Kusnadi.
“Kami masih mengembangkan perkaranya. Kuat dugaan mereka merupakan komplotan jambret yang selama ini beraksi di Kabupaten Malang,” jelas mantan perwira intel Polresta Malang itu. “Masih kita kembangkan ke TKP lain,” ucapnya.
Sementara itu, ketiga pelaku mengatakan kalau mereka baru dua kali saja beraksi. Sasarannya, selain kalung juga tas milik wanita yang mengendarai pengendara motor. "Kami baru dua kali menjambret, itupun karena terpaksa," tutur ketiga Khoirul Amin, salah satu tersangka. (agp/mar)