Toko Dibobol Maling, 269 Pak Rokok Hilang


MALANG - Nasib malang menimpa pedagang Pasar Blimbing, Hendra Wijaya (65). Entah peristiwa ini ada kaitannya dengan isu kenaikan harga rokok atau tidak, namun warga Jalan Ikan Paus VI RT 3/8 Kelurahan Tunjungsekar, Lowokwaru Malang ini harus kehilangan 269 pak rokok dari berbagai merek.
Tokonya dibobol malang pada Rabu (24/8) sekitar pukul 01.30 WIB. Dia baru mengetahui kiosnya dibobol karena diberi tahu penjaga pasar sekitar pukul 3 pagi. Hendra pun langsung memeriksa kiosnya, yang memang sebagian besar menjual rokok dan barang keperluan sehari-hari, dan mendapati bahwa sebanyak 269 pak rokok stok dagangannya ludes. Mengetahui hal tersebut, dia langsung melaporkan kejadian itu ke polisi pada pukul 05.30 WIB.
Saat hendak dikonfirmasi mengenai kejadian detail mengenai pencurian di kiosnya, pemilik kios, Hendra Wijaya tidak berada di rumah. Namun, penghuni rumah mengakui bahwa kios milik Hendra memang kebobolan di tanggal yang disebutkan.
Sementara itu, salah seorang pedagang sebelah kios milik Hendra yang tidak ingin disebutkan namanya menjelaskan, maling masuk ke kios milik Hendra dengan membobol dinding kios sebelah yang memang kosong, tidak berpenghuni. “Ini kios lama, pemiliknya gak ada dan masih direnovasi. Kemungkinan pelaku bobol thau kalau di sini memang kosong. Dia membobol dinding dari situ, biar bisa masuk ke kios pak Hendra,” ceritanya sambil memperlihatkan kios sebelah yang hanya berisikan kayu lapuk tersebut.
Pria yang memiliki bedak dagang buah tidak jauh dari kios Hendra ini kemudian menambahkan, kejadian kebobolan seperti ini sering terjadi, hanya saja selama awal dan pertengahan tahun agak berkurang. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.  “(pelakunya) Paling ya orang-orang di sini saja,” tuturnya.
Ia juga mengatakan, menurut informasi yang didengarnya, pihak kepolisian sudah mengamankan seseorang terkait kasus bobol kios milik Hendra tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Blimbing, Kompol Gatot Setiawan mengatakan benar telah mengamankan satu orang laki-laki yang diduga tersangka dalam kasus pembobolan kios di Pasar Blimbing itu. “Iya, baru saja ada laporan penangkapan yang diduga tersangka pencurian di Pasar Blimbing,” ungkap Gatot saat dihubungi Malang Post, Kamis (25/8). Hanya saja Gatot enggan membeberkan identitas seseorang yang dianggap tersangka tersebut dikarenakan kasus tersebut masih dalam pengembangan.
Pasalnya, untuk membobol dinding kemungkinan tidak hanya satu orang saja yang bekerja. Untuk sementara laki-laki yang saat ini sedang diamankan Polsek Blimbing masih akan dimintai keterangan untuk mengungkap kemungkinan adanya tersangka lain. Sementara menurut data Humas Polresta Malang Kota, lelaki yang telah diamankan Polsek Blimbing tersebut berinisial MS (42) dan masih dalam pemeriksaan intensif. “Iya, masih diperiksa,” kata Kasubbag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni. (ica/han)