Tuntut Kades Darmaji Segera Lengser


TUNTUT : Perwakilan warga Desa Trenyang, Sumberpucung mendatangi Balai Desa Trenyang untuk menuntut Darmaji mundur dari jabatannya. (IST/MALANG POST)

MALANG - Dugaan perselingkuhan dan perzinahan yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Trenyang, Sumberpucung, Darmaji kembali memanas. Kemarin pagi, perwakilan warga mendatang balai desa. Mereka menuntut supaya Darmaji segera mundur dari jabatannya.
"Kami meminta saudara Darmaji, mengundurkan diri secara terhormat dari jabatan Kades, atau diberhentikan dengan tidak hormat. Karena kami sudah tidak mau lagi dipimpin oleh Darmaji," ungkap Subur Harianto, koordinator warga.
Menurutnya, kedatangan warga ke Balai Desa Trenyang, untuk memberlakukan hukum adat, sembari menunggu keputusan dari Bupati Malang. Hukum adat yang disampaikan warga adalah menganggap Darmaji, sudah tidak menjabat lagi sebagai Kades, sejak Senin (29/8).
"Ini hukum adat yang berlaku untuk Kades. Sebab jika warga yang ketahuan selingkuh, juga diberi hukum adat dengan denda aspal hotmix sepanjang 70 meter x 2,5 meter. Ada yang didenda dua drum aspal dan 20.000 batu bata. Bahkan diminta menceraikan istri, lalu dinikahkan dengan selingkuhannya,” urai Subur.
Dalam pertemuan yang dihadiri Muspika Sumberpucung, Subur berharap agar mereka menindaklanjuti aspirasi yang pernah disampaikan sebelumnya. Termasuk menyampaikan hukum adat, sekaligus penyegelan ruang Kades Darmaji.
Warga juga membeber bukti kesewenangan Darmaji mulai 2014 - 2016. Termasuk bukti rekaman Bu Tina, pemilik rumah yang dijadikan tempat berzina oleh Darmaji. Menanggapi hal tersebut, Darmaji yang hadir dalam pertemuan itu membantah.
Ia mengelak semua tuduhan yang disampaikan oleh warga. "Apa yang disampaikan semuanya itu tidak benar," tegasnya. Camat Sumberpucung, Tito Fibrianto HP, S.sos, M.Ap, menyampaikan bahwa aspirasi yang disampaikan warga ini, akan dilaporkan ke Bupati Malang, Rendra Kresna.
"Untuk pemberhentian Kades, tunggu ada keputusan dari Bupati Malang. Bukan kewenangan kami untuk memberhentikan Kades,” ujarnya. Kapolsek Sumberpucung, AKP Sri Widyaningsih serta Danramil Sumberpucung, Kapten Inf Margono, meminta kepada warga untuk bersabar.
"Sembari menunggu keputusan Bupati Malang, kami berharap warga tetap menjaga keamanan dan tidak membuat permusuhan karena permasalahannya berada di desa sendiri,” terangnya. Seperti diketahui, warga Desa Trenyang, Sumberpucung resah setelah mengetahui Kadesnya,  Darmaji selingkuh. (agp/mar)