UB Kehilangan Alat Musik


HILANG : Alat musik senilai Rp 50 juta milik UB digondol pencuri. (SISCA ANGELINA/MALANG POST)

MALANG - Universitas Brawijaya (UB) disatroni pencuri. Minggu (24/7) sekitar 21 alat marching band yang disimpan di Gedung Kebudayaan Mahasiswa (GKM) UB senilai sekitar Rp 50 juta raib.
Saat itu, Minggu (24/7) di waktu mahasiswa Unit Kegiatan Marching Band Ekalavya usai mengadakan kegiatan latihan. Esoknya, Senin (25/7) saat akan latihan kembali, pada pukul 15.30 alat musik tersebut sudah hilang.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Bindriyo saat dikonfirmasi, Selasa (26/7) mengatakan kasus pencurian 21 alat musik marching band di UB tersebut memang benar kini ditangani Polsek Lowokwaru.
 “Selain terompet, trombone, dan baritone ada beberapa alat musik kecil juga yang hilang,” ucapnya. Meski demikian Bindriyo, belum berani memastikan peran orang dalam di kasus yang merugikan sekitar Rp 50 juta tersebut.  Ia menerangkan bahwa pihaknya kini masih menyelidiki kasus tersebut.
Pasalnya, pemegang kunci bukan hanya penjaga gedung saja, namun banyak orang seperti mahasiswanya sendiri.  Wakil Rektor III UB, Prof.Dr. Arief Prajitno MS. Mengatakan pencurian itu bisa terjadi karena kelalaian petugas keamanan dan mahasiswa sendiri.
 “Lha ternyata dipegang sebagian mahasiswa sendiri. Takutnya ada indikasi menggandakan kunci itu yang bahaya. Dulu pernah kejadian kasus sama seperti ini. Pelakunya ternyata mahasiswa sendiri. percuma alat kita kasih berjuta-juta tapi kalo akhirnya hilang lagi hilang lagi,” sesal Arief.
Ia kemudian mengimbau, kedepannya, untuk urusan kunci ruangan, gedung unit kegiatan mahasiswa sebaiknya diserahkan sepenuhnya pada petugas keamanan saja. Pasalnya, sebenarnya terdapat SOP keamanan. (ica/mar)